Berita Pidie Jaya
Pijay Raih Anugerah Prof A Madjid Ibrahim Kategori Terbaik I Aceh
“Karenanya, Pijay berkomitmen untuk senantiasa menyiapkan perencanaan pembangunan daerah yang terukur. Sehingga menjadi motivasi dalam meningkatkan..
SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Kabupaten Pidie Jaya (Pijay) kembali meraih penghargaan Anugerah Prof A Majid Ibrahim ke X Tahun 2024 dengan katagori Terbaik I Aceh. Anugerah itu diserahkan Pj Gubenur Aceh, Bustami Hamzah SE MSi kepada Pj Bupati Pijay, Ir H Jailani Beuramat di Anjong Mon Mata, Banda Aceh, Senin (22/4/2024).
Sementara terbaik II diraih Bireuen dan Terbaik III Aceh Barat. “Pijay masuk sebagai juara terbaik I Aceh dalam katagori perencanaan dan pencapaian daerah tingkat kabupaten se-Aceh dalam penilaian Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) kabupaten/kota pada tahun 2024,” sebut Pj Bupati Pijay bersama Kepala Bappeda, Teuku Muhalil SE MSi Ak kepada Serambi, Senin (21/4/2024).
Dijelaskan Jailani, penghargaan ini tidak terlepas dari kontribusi kinerja semua pihak terutama Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) serta dukungan masyarakat di 222 gampong. Atas pencapaian ini patut menjadi cemeti bagi semua pihak untuk terus memberikan dedikasi pelayanan publik secara maksimal, dan berkelanjutan terutama dalam sektor peningkatan pembangunan serta perencanaan yang matang.

“Karenanya, Pijay berkomitmen untuk senantiasa menyiapkan perencanaan pembangunan daerah yang terukur. Sehingga menjadi motivasi dalam meningkatkan kinerja, menyusun perencanaan pembangunan, serta meningkatkan capaian pembangunan daerah yang lebih baik,” ujarnya.(c43)
Enam Penilaian
Kepala Bappeda Pijay, Teuku Muhalil SE MSi Ak kepada Serambi, Senin (21/4/2024), ada enam penilaian yang dilakukan oleh tim Provinsi terutama oleh profesor dari Universitas Syiah Kuala (USK) dengan berhasil dilewati yaitu mulai penilaian dokumen Rencana Kerja Pemerintah Kabupaten (RKPK) tahun 2024 dengan konsisten serta sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Kabupaten (RPJMK) 2019-2024. “Kedua adanya singkronisasi dan selaras antara Perencanaan Provinsi dan Nasional (PPN),” ujarnya.
Berikutnya penilaian pada proses penyusunan RKPK 2024 mampu memenuhi kaedah kaedah yang dipersyarakat dalam Permendagri 86 Tahun 2016, serta melibatkan semua pemangku kepentingan dalam perencanaan daerah. Lalu, penilaian keempat berupa indikator kinerja utama daerah seperti keberhasilan menurunkan Kemiskinan, IPM meningkat, penurunan angka pengganguran, pertumbuhan ekonomi naik, inflasi stabil dengan penekanan dan pertumbuhan baik.
Berikutnya penilaian kelima mampu menampilkan inovasi daerah yaitu pusat kuliner dan edukasi cokelat Paru, Kecamatan Bandar Baru yang dinilai memenuhi kriteria inovatif.
“Terakhir, yaitu penilaian presentasi kepala Bappeda harus mampu menguasai, dan memahami proses tentang perencanaan pembangunan daerah secara baik yang diuji oleh pihak penilai independen dari USK, SKPA, serta Bappeda Aceh,” ungkapnya.(*)
| Capella Bangun Sarana Air Bersih di Masjid Al-Munawarah Pidie Jaya |
|
|---|
| Polda Aceh Ambil Alih Kasus Penganiayaan yang Dilakukan Wabup Pidie Jaya, Ini Alasannya |
|
|---|
| Banjir Luapan Kepung Pidie Jaya, Jalan Nasional Terganggu Hingga Pajero Terjebak |
|
|---|
| Rombak Kabinet Perdana, Bupati Pijay Rotasi 16 Pejabat, Ini Nama-namanya |
|
|---|
| 31.512 KPM di Pidie Jaya Terima Bantuan Pangan Jatah Dua Bulan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/gubernur-Aceh-didampingi-Kepala-Bappeda-Aceh-menyerahkan-Anugerah-Prof-A-Majid-Ibrahim.jpg)