Ini Penampakan 2 Tentara Israel Tewas Dihabisi Hamas saat Pertempuran Sengit di Jalur Gaza
Sebanyak dua tentara cadangan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) tewas dihabisi pejuang saat pertempuran Hamas di Jalur Gaza pada Minggu (28/4/2024).
Penulis: Sara Masroni | Editor: Eddy Fitriadi
SERAMBINEWS.COM - Sebanyak dua tentara cadangan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) tewas dihabisi pejuang saat pertempuran Hamas di Jalur Gaza pada Minggu (28/4/2024).
Dua tentara cadangan tersebut yakni Sersan Guru (res) Ido Aviv (28) dari Batalyon 9232 Brigade Yiftah Karmiel dan Sersan Guru (res) Kalkidan Meharim (37) dari Batalyon 223 Brigade Carmeli Petah Tikva.
Berita kematian dua tentara dan satu terluka parah ini diumumkan IDF pada Senin (29/4/2024) malam.
Dilansir dari Times of Israel, tewasnya mereka menambah jumlah korban tewas dalam serangan darat IDF terhadap kelompok teror Hamas menjadi 263 orang.

Investigasi awal IDF menemukan bahwa mereka terbunuh, dan seorang prajurit lain dari Batalyon 223 terluka parah, akibat ledakan selama pertempuran dengan orang-orang bersenjata di dekat Koridor Netzarim.
Penyebab ledakan sendiri masih diselidiki.
Baca juga: Diserang Pakai 300 Rudal dan Drone, AS Sebut Israel Salah Perhitungan Sudah Bunuh Jenderal Iran
Baca juga: Iran vs Israel Hari Ini: Perang Berkecamuk, Warga Australia Didesak Pergi, AS Batasi Pergerakan
Koridor tersebut, yang dibangun di sekitar jalan sepanjang 6,8 kilometer di selatan Kota Gaza.
Memungkinkan IDF melakukan serangan di Gaza utara dan tengah sekaligus memungkinkan Israel mengontrol akses ke utara bagi warga Palestina yang ingin kembali setelah melarikan diri ke selatan.
Hal ini juga memungkinkan Israel untuk mengoordinasikan pengiriman bantuan kemanusiaan langsung ke Gaza utara.
Diketahui Brigade Lapis Baja Yiftah dan Brigade Infanteri Carmeli dikerahkan ke Gaza tengah pekan lalu setelah beberapa bulan beroperasi di perbatasan utara Israel.
Kedua brigade cadangan tersebut ditugaskan untuk memikul tanggung jawab atas Koridor Netzarim, serta mengamankan proyek yang dipimpin AS untuk membawa bantuan ke daerah kantong Palestina melalui dermaga terapung.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.