Rabu, 8 April 2026

Luar Negeri

Banjir Menerjang Madinah Setelah Arab Saudi Dilanda Hujan Lebat

Arab Saudi dilanda hujan lebat disertai dengan petir selama 24 jam sepanjang Senin (29/4/2024), khususnya di wilayah Kegubernuran Al Eis

Editor: Faisal Zamzami
X
Tangkapan layar banjir bandang di Madinah. 

SERAMBINEWS.COM - Arab Saudi dilanda hujan lebat disertai dengan petir selama 24 jam sepanjang Senin (29/4/2024), khususnya di wilayah Kegubernuran Al Eis di wilayah Madinah.

Dikutip dari GulfNews, Selasa, hal tersebut mengakibatkan terjadinya banjir bandang di Madinah.

Banjir tersebut mengakibatkan sejumlah kendaraan di Madinah terendam, arus lalu lintas terganggu, dan beberapa bangunan atau infrastruktur rusak.

Rekaman yang dilaporkan oleh media seperti Sky News yang beredar di media sosial menunjukkan banjir bandang pada hari Senin terjadi di provinsi Al-Ula dan Al-Madinah, rumah bagi Masjid Nabawi, situs suci kedua dalam Islam, dan tempat pemakaman Nabi Muhammad. 

Masih dalam video yang beredar, pengunjung Masjid Nabawi terlihat menikmati hujan yang sedang melanda wilayah itu.

Penyebab hujan lebat dan banjir Madinah

Dilansir dari TheNewArab, Selasa (30/4/2024), kejadian berupa hujan lebat dan banjir bandang tersebut sebagian disebabkan oleh perubahan iklim secara global.

Sebelumnya, fenomena serupa juga sempat melanda negara tetangga Arab Saudi, yakni Uni Emirat Arab dan Oman.

Diketahui, banyak kota di negara-negara Teluk dibangun tanpa sistem drainase badai yang memadai.

Pasalnya, perencanaan kota di wilayah-wilayah itu tidak mengantisipasi perubahan iklim signifikan yang biasanya kering dan gersang.

Saat ini, pihak berwenang sedang menilai situasi di daerah yang terkena dampak hujan lebat dan banjir tersebut.

Baca juga: Jembatan Box di Gunong  Pungki Nagan Raya Jebol Dihantam Banjir

Imbauan kepada warga Arab Saudi

Direktorat Pertahanan Sipil Arab Saudi di wilayah Madinah mengeluarkan peringatan dengan mengimbau kepada warganya untuk berhati-hati dengan menghindari lembah dan aliran air yang menjadi aliran banjir bandang tersebut.

Mereka juga menyarankan agar tidak melintasi atau memasuki kawasan ini, dan para pengemudi diimbau untuk terus waspada di jalan pedesaan atau pertanian.

Pusat Meteorologi Nasional Arab Saudi (NCM) telah meningkatkan skala kewaspadaan di Madinah menjadi merah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved