Berita Banda Aceh

Kampanye PON XXI Perlu Digencarkan, Cek Midi Dorong Pejabat Tempel Logo PON di Mobil Dinas

“Saya bersama beberapa kawan dari Aceh pada tahun 2023 lalu dipercaya sebagai dewan juri sayembara logo PON, maskot dan tagline-nya. Kami bangga...

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ZAINAL ARIFIN M NUR
Kolektor naskah kuno Aceh, Tarmizi A Hamid alias Cek Midi. 

“Saya bersama beberapa kawan dari Aceh pada tahun 2023 lalu dipercaya sebagai dewan juri sayembara logo PON, maskot dan tagline-nya. Kami bangga karena pada logo PON yang memenangkan sayembara sangat kental simbol Aceh,” ujar Cek Midi.

Laporan Masrizal | Banda Aceh

SERAMBINEWS, BANDA ACEH - Perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI tahun 2024 akan berlangsung pada 8 September mendatang.

Provinsi Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) didapuk sebagai tuan rumah.

Sebagai tuan rumah, Pemerintah Aceh di bawah kepemimpinan Pj Gubernur Bustami Hamzah terus bekerja ekstra demi menyukseskan gelaran olahraga tersebut.

Budayawan Aceh yang juga tim seleksi logo PON XXI 2024, Tarmizi A Hamid alias Cek Midi mengatakan kampanye PON Aceh-Sumut perlu digencarkan dari sekarang.

"Termasuk melalui perintah pemasangan stiker PON pada kaca/dinding mobil dinas atau pelat merah, seperti yang pernah dilakukan saat Covid-19," kata Cek Midi.

Cek Midi menjelaskan, logo PON kali ini sangat mencerminkan nuansa Aceh yaitu terdapat gambar rencong dalam ukuran besar dan sangat menonjol.

“Saya bersama beberapa kawan dari Aceh pada tahun 2023 lalu dipercaya sebagai dewan juri sayembara logo PON, maskot dan tagline-nya. Kami bangga karena pada logo PON yang memenangkan sayembara sangat kental simbol Aceh,” ujar Cek Midi.

“Namun anehnya, dalam pantauan kami, terdapat sejumlah pejabat SKPA di Aceh, terutama dari level eselon III, yang tampak malu dan enggan menggunakan stiker logo PON pada mobil dinas yang mereka kuasai,” imbuhnya.

Baca juga: Stadion Krueng Mane Aceh Utara Diusul Jadi Venue Pertandingan Sepak Bola PON XXI Aceh-Sumut

Untuk para pejabat SKPA yang enggan memasang stiker logo PON, Cek Midi menyarankan kepada Pj Gubernur Aceh Bustami Hamzah agar mencabut mobil dinas yang mereka kuasai.

“Kami rasa Pj Gubernur Aceh harus bertindak tegas kepada mereka yang membangkang. Tarik mobil dinas, jika perlu evaluasi dan copot dari jabatan mereka,” tandas Cek Midi.

Cek Midi mengaku pihaknya dari tim juri sudah berhasil memperjuang, menilai dan menetapkan logo PON XXI yang sarat simbol Aceh di dalamnya.

Untuk itu, dia meminta semua pihak terutama pejabat Aceh, harus bangga dan bersedia memasang stiker logo PON Aceh-Sumut pada kendaraan dinas dan fasilitas publikasi lain yang tersedia.

“Yang malu memakai logo PON XXI pada mobil dinas patut diragukan darah keacehan mereka,” ucap Cek Midi.

“Saya memakai mobil pribadi dan bersedia memasang logo PON XXI. Kami bangga pada nuansa keacehan yang ada pada Logo PON XXI,” tambah kolektor naskah kuno ini.(*)

Baca juga: Rumoh Manuskrip Aceh Dikunjungi Ribuan Orang Selama PKA 8, Ketua MPU Aceh Puji Cek Midi


 
 
 

BalasBalas ke semuaTeruskan 
Tambahkan reaksi

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved