Sosok Pemilik Mall Centre Point Medan, Bobby Nasution Ancam Bongkar Jika Tak Lunas Pajak Rp250 M

Wali Kota Medan Bobby Nasution menyegel Mall Centre Point karena menunggak pajak senilai Rp 250 miliar sejak 2011.

Editor: Faisal Zamzami
Rahmat Utomo/Kompas.com
Penampakan Mall Center Point yang disegel Pemko Medan karena menunggak pajak Rp250 Miliar, Rabu (15/5/2024) 

Sosok pemilik Mal Centre Point

Pemilik Mall Centre Point adalah Ishak Charlie alias Li Tjin Hak (lahir 12 September 1953).

Ishak Charlie adalah seorang pengusaha Indonesia.

Telah memiliki pengalaman mengelola berbagai jenis perusahaan, mulai dari industri plastik, industri pulp dan paper, palm oil, perkebunan sawit dan konstruksi yang tersebar di seluruh Indonesia selama lebih dari 35 tahun.

Majalah GlobeAsia menempatkan Ishak Charlie sebagai 150 orang terkaya di Indonesia bersama PT Arga Citra Kharisma.

Perjalanan karier bisnis Ishak Charlie diawali dari usaha dengan mendirikan PT Anugrah Tambak Perkasindo yang bergerak di bidang pertambakan udang pada tahun 1988.

Usaha tambak itu sukses hingga areal tambaknya menjadi sebesar 435 Ha.

Bahkan pada 2002 perusahaan itu menjadi perusahaan terbuka dan tercatat di Bursa Efek Jakarta dengan nama PT Anugrah Tambak Perkasindo Tbk.

Usaha pertambakan udang itu berlokasi usaha di Desa Pematang Lalang, Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Lokasi yang strategis yang hanya berjarak 20 kilometer dari pusat kota Medan.

Setelah itu, pemilik nama asli Li Tjin Hak tersebut merambah ke bisnis lainnya.

Mulai industri plastik, industri pulp & paper, palm oil, perkebunan sawit dan konstruksi yang tersebar di seluruh Indonesia.

Tahun 2003, dia berkolaborasi bersama PT Ciputra International membangun housing project Citra Garden Medan, dengan perpaduan unik dari keanggunan klasik dan bakat modern menjadi ikon untuk kota Medan.

Pada 2006, Ishak Charlie juga mendirikan perusahaan PT Kurnia Tetap Mulia bergerak di bidang properti dan membangun ikon baru kota Medan B&G Tower dan Hotel JW Marriott Medan setinggi 28 lantai.


Melalui PT Arga Citra Kharisma, pada tahun 2012 ia juga membangun kembali Landmark kebanggaan Kota Medan dalam bentuk superblock Centre Point Medan.

Bangunan yang berdiri di pusat Kota Medan itu terdiri dari Business Center, Mall, Apartment dan Hotel yang dapat menampung lebih dari 5000 lapangan pekerjaan. (Kompas.com/TribunMedan)

 

 

Baca juga: 40 Mahasiswa Poltekkes Kemenkes Aceh Pelajari ProKlim di Gampong Peurada

Baca juga: Aceh Jaya Terima Sertifikat Penetapan Semeuleung Raja sebagai WBTb Indonesia

Baca juga: Hingga Kamis Pagi, Sudah 30.890 Jamaah Haji Tiba di Madinah

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved