Berita Banda Aceh
Jelang PON Aceh-Sumut, Banda Aceh Diminta Proaktif Branding Syariat Islam
Seperti diketahui, Pekan Olahraga Nasional atau PON ini akan digelar di Aceh dan Sumatera Utara atau Sumut pada September 2024.
Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Mursal Ismail
Seperti diketahui, Pekan Olahraga Nasional atau PON ini akan digelar di Aceh dan Sumatera Utara atau Sumut pada September 2024.
Laporan Muhammad Nasir I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ketua Indonesian Congress and Convention Association (INCCA) Aceh, Muhammad Balia mengajak semua pihak mengerahkan segala daya menyukseskan PON 2024 Aceh-Sumut.
Seperti diketahui, Pekan Olahraga Nasional atau PON ini akan digelar di Aceh dan Sumatera Utara atau Sumut pada September 2024.
Balia mengatakan Aceh harus bisa meraup berkah dari pelaksanaan PON 2024.
Ajang nasional empat tahunan ini menjadi momentum bersejarah karena baru kali ini Aceh menjadi tuan rumah penyelenggara turnamen olahraga bergengsi itu.
“Aceh sebagai tuan rumah, di samping juga Sumatera Utara, harus mengambil peluang besar.
Kita tidak boleh menyukseskan acara ini dengan sekedarnya saja, karena ini akan menjadi catatan sejarah untuk dikenang oleh Indonesia maupun dunia,” kata Muhammad Balia.
Baca juga: Kampanyekan PON ke-21, Semua Mobil Dinas Pemerintah Aceh Ditempel Stiker
Ia meminta Pemko Banda Aceh untuk memaksimalkan perannya selaku ibu kota provinsi dalam menyinergikan perhelatan PON 2024 sebagai ajang branding syariat Islam di Aceh.
Menurut Balia, Pemko Banda Aceh harus bisa memaksimalkan pembinaan branding syariat Islam kepada seluruh warganya untuk menyambut PON 2024.
Apalagi di Kota Banda Aceh terdapat banyak cabang olahraga PON yang akan dipertandingkan.
Sehingga, kata Balia, ajang PON 2024 di samping membuka peluang ekonomi untuk masyarakat, juga sekalian menjadi pentas publik untuk mengenalkan dan menyososialisasikan penerapan syariat Islam kepada seluruh pengunjung yang datang ke Banda Aceh.
“Banda Aceh harus mengambil peluang branding syariat Islam, perencanaan terhadap pembinaan masyarakat yang syar’i harus mulai digalakkan dari sekarang.
Kita harus bina masyarakat kita bahwa ada kesan yang harus kita persembahkan ke pengunjung saat mereka datang ke tempat kita.
Saya rasa kita semua sepakat untuk ini,” ungkap Balia yang juga Ketua Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI) Aceh.
Baca juga: PON XXI Ajang Promosi Syariat Islam, Sekjend ISAD: Jangan Sampai Tamu Tidak Berkesan dengan Aceh
Ia menjelaskan, pelaksanaan PON di Aceh akan mempertandingkan 33 cabang olahraga (Cabor), 42 disiplin Cabor, dan 510 nomor pertandingan.
Nantinya diperkirakan akan ada 5.366 atlet dan 2.752 official yang mengikuti penyelenggaraan PON di Aceh. (*)
| May Day di Banda Aceh Kondusif, Polda Aceh Salurkan 2,5 Ton Beras untuk Buruh |
|
|---|
| Fraksi Golkar DPRA Bahas Revisi UUPA, Usulkan Dana Otsus Berlaku Sepanjang Usia UU |
|
|---|
| Respons Dugaan Penganiayaan Balita, KNPI Banda Aceh Nilai Perlu Ada Sertifikasi Pengasuh di Daycare |
|
|---|
| Kasus Kekerasan Anak Viral, KIA Desak Pemerintah Aceh Buka Daftar Daycare Berizin |
|
|---|
| Buruh Aceh Desak Kenaikan UMP dan Hapus Outsourcing |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Muhammad-Balia-78.jpg)