Haji 2024

Kisah Jemaah Haji Lampung Terpisah 4 Hari, Adu Tangis hingga Pelukan Dani dan Rusnayah saat Bertemu

Sebelumnya, Dani dan empat orang lainnya tiba di kantor Daerah Kerja Haji Indonesia di Makkah sudah lengkap memakai ihram.

|
Editor: Faisal Zamzami
Media Cenetr Haji 2024/Faiz
Adu suara tangis terdengar dari pasangan jemaah haji Danidin Abastin (66) dan Rusnayah saat kembali bertemu usai keduanya terpisah selama 4 hari. 

Rasa penasaran Dani membuat langkahnya menuju Masjidil Haram menjadi ringan.

Padahal, jarak dari terminal menuju ke Masjidil Haram lebih dari 500 meter.

Belum lagi, suhu di Makkah sedang tinggi-tingginya, 41 derajat celcius. Sepanjang perjalanan ke Ka'bah, ia bercerita tentang keinginannya berhaji. Dani mengaku sudah menantikan momen ini selama 12 tahun.

Menyisihkan pendapatannya demi bisa berangkat bareng dengan istri.

Raut muka gembira sekaligus haru terpancar dari wajahnya saat pertama kali melihat Ka'bah.

Dipandu petugas haji dari layanan bimbingan ibadah, Dani mantap melangkah untuk menuaikan Thawaf.

Tiga putaran pertama ia jalani dengan khusyu.

Dani marapal doa-doa sepanjang lingkaran Mataf atau tempat Thawaf.

Namun, pada putaran keempat ia terlihat mulai gusar.

Tapi lagi-lagi ia tak mau bercerita. Dani memilih fokus merampungkan putaran yang tersisa.

Usai rehat sejenak, Dani dan rombongan lain bergegas menuju, Mas'a atau tempat Sa'i.

Namun, pegal mulai menghinggapi kaki tuanya. Dani memilih Sa'i dengan layanan kursi roda.

Tujuh kali ia mondar mandir di dari bukit Shafa ke bukit Marwah. Setelahnya ia tunaikan salat dzuhur.

Usai salat, raut muka gelisah tak bisa lagi ia sembunyikan.

Beberapa kali ia mencoba menelepon kerabatnya namun tak satupun tersambung.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved