Kamis, 11 Juni 2026

Kesehatan

Cara Bijak Berikan Edukasi Seksual pada Anak Sejak Dini

Seksolog dr Boyke membagikan cara khusus terkait bagaimana cara orang tua memberikan edukasi seksual yang tepat pada anak.

Tayang:
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Ansari Hasyim
AFP/Manan VATSYAYANA
Trinh Huong Ly, seorang konselor pendidikan seks menjelaskan kepada para pelajar SMA tentang repoduksi di SMA Nguyen Tat Thanh di Hanoi. Vietnam pada 13 Mei 2020. 

Dear Orang Tua, dr Boyke Anjurkan Mulai Berikan Edukasi Seksual pada Anak Sejak Dini, Begini Caranya

SERAMBINEWS.COM - Pendidikan atau edukasi seksual merupakan suatu keterampilan dan pengetahuan yang perlu diberikan sedini mungkin kepada anak mengenai perilaku seksual untuk menghadapi hal-hal yang akan terjadi di masa depan seiring bertambahnya usia serta membentuk karakter dan pola perilaku agar mampu terhindar dari perilaku-perilaku yang beresiko terhadap pelecehan seksual maupun perilaku seksual menyimpang.

Sudah saatnya orang tua memberikan edukasi seksual pada anak, dalam hal ini, orang tua memiliki peran penting.

Lantas,bagaimana cara yang tepat orang tua ajarkan edukasi seksual pada anak?

Menurut Seksolog dr Boyke , edukasi seksual penting dilakukan namun harus sesuai dengan porsinya. Ini tentu penting bagi anak untuk melindungi dirinya dari pedofilia.

Dikutip Serambinews.com dari akun Instagram @horn.indonesia, dr Boyke mengatakan, sebaiknya edukasi seksual perlu diberikan sejak dini kepada anak.

"Edukasi seksual sejak dini perlu untuk menghindarkan predator seksual," kata dr Boyke.

Pada kesempatan lainnya, dr Boyke mengatakan bahwa kurangnya edukasi seksual menjadi faktor utama pemicu banyaknya seks pra nikah yang terjadi pada masa sekarang ini.

Tentunya hal ini menjadi perhatian bagi banyak pihak, mengingat ada banyak risiko yang ditimbulkan jika terjadi seks pranikah pada remaja hingga dewasa.

Baca juga: Inillah Syarat Agar Memiliki Bayi Kembar dan Faktor Pendukungnya, Simak Penjelasan Seksolog dr Boyke

Hal tersebut disampaikan dr Boyke melalui video yang diunggah akun Instagram @horn.indonesia.

Menurut dr Boyke, terjadinya kasus seks pranikah dikarenakan kurangnya edukasi seksual yang diberikan kepada orang tersebut.

"Mengapa banyak sekali terjadi seks pra nikah? Karena kurangnya pendidikan seks sesuai dengan pola budaya dan agama kita," katanya.

Seks pranikah atau istilahnya, “pre-marital sex”, merupakan aktivitas seksual yang dilakukan tanpa adanya ikatan perkawinan yang sah.

Banyaknya kasus seks pranikah tentunya menjadi kekhawatiran tersendiri. Pasalnya, ada banyak bahaya yang ditimbulkan.

Tak hanya berisiko terkena penyakit HIV/AIDS, dr Boyke mengatakan bahkan tiga risiko berikut ini bisa mengintai para remaja hingga dewasa yang melakukan seks pranikah.

Baca juga: 3 Manfaat Daun Sirih untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui, dr Boyke Ungkap Takarannya

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved