Info Haji

Jarak dengan Makkah Ratusan Kilometer, Air Zamzam Juga Tersedia di Masjid Nabawi dan Quba Madinah

Namun, ternyata air Zamzam juga tersedia di Masjid Nabawi dan Masjid Quba, Madinah, yang jaraknya dengan Makkah mencapai ratusan kilometer atau lebih

Penulis: Khalidin | Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS.COM MCH 2024
Wartawan Serambi Indonesia/ Tribun Network, Khalidin Umar Barat selaku petugas Media Center Haji (MCH) 2024 dari Arab Saudi menikmati air Zamzam yang tersedia di Masjid Quba, Kota Madinah, Minggu (2/6/2024) 

Namun, ternyata air Zamzam juga tersedia di Masjid Nabawi dan Masjid Quba, Madinah, yang jaraknya dengan Makkah mencapai ratusan kilometer atau lebih kurang seperti jarak antara Kota Banda Aceh dengan Kota Langsa.  

Laporan Khalidin Umar Barat dari Arab Saudi

SERAMBINEWS.COM, MADINAH - Madinah merupakan kota yang dirindukan banyak insan Muslim dari seluruh penjuru dunia.

Bahkan, Kota Madinah juga merupakan negeri yang dicintai oleh Nabi Muhammad, Rasulullah SAW  setelah Makkah.

Kota Madinah sangat menyenangkan, penduduknya ramah serta lingkungannya yang damai membuat kita betah tinggal di sini.

Apalagi jasad Sang Rasulullah bersemayam di sana, sehingga menjadi magnet bagi siapa pun untuk tetap di Madinah.

Selain itu, Allah SWT juga telah mengistimewakan dan mengaruniakan tanahnya dengan berbagai keutamaan dan kelebihan di bumi hingga hari kiamat.

Madinah merupakan tanah haram kedua (haramain) setelah Makkah. Disebut juga Madinatul Munawaroh atau Madinatur Rasul atau Madinatun Nabi.

Baca juga: Arab Saudi Tahan Selebgram Penjual Visa Haji Ilegal Tanpa Tasreh, Para Korban Masih Berada di Makkah

Atas dasar tersebut kota ini pun memiliki berbagai keutamaan dan keistimewaan serta menjadi tujuan singgah peziarah dari berbagai penjuru dunia, termasuk dari Indonesia.

Ada beberapa tempat bersejarah atau destinasi yang dapat dikunjungi ketika berada di Madinah.

Salah satu yang paling menarik hati para jamaah adalah ke Raudhah dan berziarah ke makam Rasulullah SAW.

Selain itu, ada sejumlah tempat bersejarah lainnya. Di antara tempat bersejarah yang dikunjungi jamaah haji Indonesia adalah Masjid Quba, Masjid Qiblatain, Khandak, dan Jabal Uhud.

Biasanya, di tempat-tempat tersebut para jamaah diperkenankan turun bus untuk mengabadikan momen.

Wartawan Serambi Indonesia/ Tribun Network, Khalidin Umar Barat selaku petugas Media Center Haji (MCH) 2024 dari Arab Saudi selama bertugas di Kota Madinah juga melakukan kunjungan sekaligus liputan jurnalistik ke sejumlah tempat bersejarah.

Baca juga: Berkah Baitul Asyi untuk Jemaah Haji Aceh

Di antara tempat bersejarah yang dikunjungi tim Media Center Haji (MCH) adalah Masjid Quba.

Masjid ini merupakan masjid pertama yang dibangun oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada tahun 1 Hijriyah di Quba.

Ia memiliki pesona keindahan dan nilai sejarah yang penting dalam tarikh Islam, sehingga menjadi tempat yang menarik untuk dikunjungi.

Masjid tersebut menjadi titik awal sejarah kemasjidan dalam Islam. Ia berada di tepi Kota Madinah di kawasan perkampungan yang dinamai Quba, lebih kurang 5 Km di arah selatan Masjid Nabawi.

Saat berada di Masjid Quba ternyata pengunjung juga dapat menikmati air Zamzam.  Sebab, selain di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi, Air Zamzam juga ada di dalam Masjid Quba.

Kran air Zamzam di Masjid Quba ini sangat mudah ditemui, lokasinya berada di antara ruang tempat shalat pria dengan wanita.

Baca juga: Begini Ketatnya Masuk ke Kota Makkah, Jamaah Haji Harus Lalui 9 Pos Pemeriksaan Polisi Arab Saudi

Saat berkunjung ke Masjid Quba dan lelah haus letih langsung segar lagi dengan minum air Zamzam. Karena di sini juga tersedia air Zamzam, seperti di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi.

Mungkin selama ini banyak yang mengira, termasuk jemaah dari Indonesia bahwa air Zamzam hanya tersedia di Masjidil Haram Makkah karena memang sumbernya di sana. 

Namun, ternyata air Zamzam juga tersedia di Masjid Nabawi dan Masjid Quba, Madinah, yang jaraknya dengan Makkah mencapai ratusan kilometer atau lebih kurang seperti jarak antara Kota Banda Aceh dengan Kota Langsa.  

Setiap hari, Masjid Quba juga ramai dikunjungi oleh pendatang dari berbagai penjuru dunia baik di luar waktu salat maupun saat waktu salat.

Di sekitar masjid juga terdapat maktabah (perpustakaan) dan sejumlah toko jual souvenir, bahkan harganya lebih terjangkau menurut pengalaman jemaah yang belanja oleh-oleh di sana.

Fakta ini, tentu amat disenangi oleh para jemaah

Semoga para pembaca juga mendapat kesempatan berkunjung ke Masjid Quba, masjid pertama yang dibangun oleh Nabi Muhammad SAW dan shalat di dalamnya. Amin. (*)

 

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved