HIV AIDS Meningkat di Banda Aceh

BREAKING NEWS - Kasus HIV AIDS di Banda Aceh Meningkat, Didominasi dari Pasangan Homo

Data mengejutkan dikeluarkan Dinas Kesehatan Banda Aceh. Kasus HIV/AIDS meningkat di Banda Aceh

|
Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Muhammad Hadi
India.com
Foto Ilustrasi - HIV/AIDS 

“Setiap individu bisa dites kalau memang ketahuan dia (terkena) HIV. Jadi bisa segera diobati dan harus langsung dibatasi aktivitas-aktivitas seksualnya supaya tidak menyebar kepada individu lainnya,” tambah dia

Musriadi mengungkapkan, penyebab tingginya penularan HIV adalah kurangnya pengetahuan tentang cara penularan virus, perilaku seksual yang berisiko, kurangnya akses terhadap informasi dan layanan kesehatan seksual, serta stigma dan diskriminasi terkait ODHA.

Baca juga: HIV/AIDS di Kalangan Remaja

Sementara Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Banda Aceh, drg Supriyadi yang dikonfirmasi Serambinews.com mengatakan Dinas Kesehatan sudah melakukan beberapa langkah penanganan.

Seperti melakukan penyuluhan dan pemeriksaan pada remaja sekolah, mahasiswa, serta melakukan pemetaan dan pendekatan pada komunitas populasi kunci yang ada di Banda Aceh.

Ia menjelaskan, HIV/AIDS merupakan kondisi yang serius dan berpotensi mematikan. HIV menyerang sistem kekebalan tubuh, merusak sel-sel yang penting untuk melawan infeksi dan penyakit.

Mahasiswa yang tergabung dalam Center for Indonesian Medical Student's Activities (Cimsa) Universitas Syiah Kuala melakukan aksi pada peringatan Hari HIV-Aids sedunia di bundaran Simpang Lima, Banda Aceh, Senin (1/12).  Dalam aksi yang diikuti oleh berbagai komunitas pemuda seperti, X-Rules, KOG, Identity Darah Untuk Aceh, dan ALSA Unsyiah itu, juga ditampilkan mini drama tentang bahaya HIV-AIDS. SERAMBI/M ANSHAR
Mahasiswa yang tergabung dalam Center for Indonesian Medical Student's Activities (Cimsa) Universitas Syiah Kuala melakukan aksi pada peringatan Hari HIV-Aids sedunia di bundaran Simpang Lima, Banda Aceh, Senin (1/12). Dalam aksi yang diikuti oleh berbagai komunitas pemuda seperti, X-Rules, KOG, Identity Darah Untuk Aceh, dan ALSA Unsyiah itu, juga ditampilkan mini drama tentang bahaya HIV-AIDS. SERAMBI/M ANSHAR ()

"Masalah HIV/AIDS pada remaja merupakan isu yang penting karena remaja rentan terhadap penularan virus ini," katanya.

Ia menjelaskan, ada empat jenis populasi yang berisiko tertular virus HIV yaitu, LSL (laki-laki sex laki), waria, wanita/pria pekerja sex, pengguna narkoba suntik.

Meningkatnya kasus HIV di Kota Banda Aceh seiring dengan meningkatnya populasi kunci laki-laki seks dengan laki-laki atau homo.

Baca juga: Kisah Ibu Mencari Anaknya di Medan Hingga Dibantu Haji Uma, Zuwairiah: Aneuk Lon Aneuk Lon

Dari hasil laporan Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh sebagian besar dari perilaku seksual yang berisiko laki-laki seks dengan laki-laki positif HIV.

Hal ini juga dipengaruhi oleh media sosial yang menampilkan seorang laki-laki berpakaian perempuan sudah dianggap wajar walaupun hanya untuk sekedar konten.

Namun, akan berpengaruh kepada apa yang dilihat oleh anak-anak remaja untuk ditiru demi mendapatkan follower yang banyak.

“Dan ini sangat berisiko pada pertumbuhan dan perkembangan psikologis anak yang akan berpersepsi bahwa laki-laki meniru perempuan adalah hal wajar, awalnya hanya coba-coba, kemudian akan ikut pada komunitas populasi kunci yang beresiko seperti LSL,” tuturnya.(*)

Baca juga: HIV/AIDS Kini di Sekitar Kita, Maka Tak Boleh Abai

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved