video
VIDEO 3 Kapal di Laut Arab dan Laut Merah Dirudal Houthi sampai Terbakar
Militan Houthi Yaman kembali meluncurkan serangan rudal pada Kamis (13/6/2024).
SERAMBINEWS.COM - Militan Houthi Yaman kembali meluncurkan serangan rudal pada Kamis (13/6/2024).
Serangan kali ini menargetkan tiga kapal di Laut Arab dan Laut Merah.
Dalam pernyataan resminya, Juru Bicara Houthi Jenderal Yahya Saree mengatakan kapal M/V Verbena terbakar di Laut Arab.
Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) juga telah mengakui insiden tersebut.
Menurut CENCTOM, kebakaran pada kapal mengakibatkan seorang pelaut terluka. Adapun M/V Verbena adalah kapal kargo milik Ukraina yang dioperasikan oleh Polandia.
Kapal ini sedang dalam perjalanan menuju Italia mengangkut material konstruksi kayu.
CENTCOM mengatakan, pihaknya langsung mengerahkan pesawat untuk mengevakuasi korban ke kapal lainnya.
"Houthi mengancam nyawa warga negara ketiga yang tidak ada hubungannya dengan konflik di Gaza," kata CENTCOM.
Selain M/V Verbena, Houthi juga menargetkan kapal Sea Guardian dan Athina di Laut Merah.
Penargetan dilakukan pada hari yang sama menggunakan rudal balistik dan pesawat tak berawak.
Houthi menekankan bahwa serangan tersebut dilakukan setelah perusahaan pemilik kapal melanggar larangan untuk masuk ke pelabuhan Palestina yang diduduki. (*)
Editor: Aldi Rani
Narator: Siti Masyithah
Baca juga: Houthi dan Pasukan Perlawanan Irak Kompak Bombardir Aset Penting Israel di Haifa dan Ashdod
Baca juga: Lakukan Spionase, Pejuang Houthi Yaman Tangkap Jaringan Mata-mata Amerika-Israel
Baca juga: Rudal Houthi Hantam Dua Kapal Kargo yang Terindikasi Menuju Pelabuhan Israel di Laut Merah
| VIDEO - Tersangka Baru Kasus Korupsi Beasiswa Aceh, Modus Invois Fiktif |
|
|---|
| VIDEO - Bupati Bireuen Serahkan LKPJ 2025 dan Ajukan Dua Raqan Strategis ke DPRK |
|
|---|
| VIDEO - Bikin Risih! Pengunjung Kafe Pesan 1 Kopi, Kuasai 4 Kursi Lalu Tinggal Makan di Luar |
|
|---|
| VIDEO - Datang Bayar Pajak, Pulang Tanpa Motor! Aksi Nekat di Samsat Palembang Bikin Geger |
|
|---|
| VIDEO - Iran Sebut Trump Mundur Memalukan, Gencatan 2 Minggu Disepakati |
|
|---|