Berita Banda Aceh
Warga Gampong Kota Baru Sembelih 16 Ekor Sapi dan 2 Ekor Kambing, Terapkan Penyembelihan Higienis
Dalam pelaksanaan kurban tahun ini, warga Gampong Kota Baru menyembelih 16 ekor sapi dan 2 ekor kambing/domba.
Penulis: Yeni Hardika | Editor: Amirullah
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Seluruh warga Gampong Kota Baru, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh bergotong royong menyembelih hewan kurban yang berada di halaman masjid Al-Badar, gampong (desa) setempat, Senin (17/6/2024).
Seperti tahun-tahun terdahulu, suasana meriah dan penuh keakraban mewarnai pelaksanaan ibadah kurban.
Proses penyembelihan hewan kurban dimulai setelah menggelar shalat idul adha.
Panitia bersama warga langsung bergotong royong menyiapkan daging kurban untuk dibagikan kepada yang berhak.
Dalam pelaksanaan kurban tahun ini, warga Gampong Kota Baru menyembelih 16 ekor sapi dan 2 ekor kambing/domba.
Penyembelihan berlangsung di tiga lokasi, yaitu sektor pusat yang meliputi Jurong (Dusun) Tgk Dibitai, Tgk Cot Plieng, dan Tgk Lam U.
Sementara dua lokasi lainnya adalah Jurong Malikussaleh dan Tgk Tanoh Abee.
Untuk sektor pusat disembelih sembilan ekor sapi dan satu ekor domba.
Baca juga: Kris Dayanti Kurban 6 Ekor Sapi, Ada Ukuran 450 Kg untuk Lingkungan Masjid di Dekat Rmah
Sedangkan Malikussaleh lima ekor sapi dan satu ekor kambing serta Tanoh Abee dua ekor sapi.
Khusus sektor pusat, penyembelihan hewan kurban berlangsung di pekarangan Masjid Al-Badar yang dikoordinir oleh Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Al-Badar, Gampong Kota Baru.
Ketua panitia pelaksana kurban sektor pusat, Imran Haris mengatakan, untuk menjamin paket kurban yang sehat dan higienis panitia telah menerapkan beberapa standar baku dalam proses penyembelihan dan penyiapan daging kurban.
“Hewan kurban telah diperiksa kesehatannya, baik sebelum (ante-mortem) maupun sesudah (post-mortem) penyembelihan”, kata Imran.
Seperti tahun lalu, pemeriksaan kesehatan hewan kurban didukung oleh tim yang dibentuk atas kerjasama Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Syiah Kuala (USK), Dinas Peternakan Aceh dan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Aceh.
Lebih lanjut Imran menjelaskan, dalam mengemas daging, untuk mencegah pencemaran daging dari berbagai kontaminan, pihaknya sudah menerapkan prinsip-prinsip higienitas dengan memisahkan daging dan jeroan.
Disamping itu juga menggunakan wadah plastik yang aman bagi kesehatan (food grade).
Baca juga: Jumlah Hewan Kurban di Aceh Singkil Capai 871 Ekor, Tim Keswan Pastikan Kesehatan
| ISBI Aceh Gandeng PSU Tailan Jalin Kerja Sama Strategis Pendidikan di Phuket |
|
|---|
| Wamendiktisaintek Puji Riset dan Hilirisasi USK saat Kunjungi ARC dan TDMRC |
|
|---|
| QR Antar Negara BYOND by BSI Siap Digunakan di China |
|
|---|
| DPRK Keluarkan Rekom Soal Kekerasan Anak, Desak Pemko Audit Semua Daycare di Banda Aceh |
|
|---|
| Peringati Hari Talasemia Sedunia, YDUA Kampanyekan ‘Melihat yang Selama Ini Tak Terlihat’ |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Warga-gampong-kota-baru-sembelih-16-ekor-sapi-untuk-kurban-idul-adha-1445-h.jpg)