Citizen Reporter

Kagum pada Cara Arab Melayani ‘Tamu Allah’

Berhaji adalah hak prerogatif Allah, karena tidak semua orang berduit terpanggil berhaji. Bahkan, seorang tukang becak yang notabene untuk makan sehar

Editor: mufti
IST
AMRINA HABIBI, S.H., M.H., Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Aceh, melaporkan dari Makkah Al-Mukarramah, Saudi Arabia 

Sungguh sangat luar biasa, di kampung saya orang paling kaya kenduri pun tidak mampu memasang ambal yang sama untuk menyambut para besan, ya sebegitulah perumpamaannya, walaupun bukan perumpamaan yang sepadan.

Berhaji adalah hak prerogatif Allah, karena tidak semua orang berduit terpanggil berhaji. Bahkan, seorang tukang becak yang notabene untuk makan sehari-hari saja susah, tapi bisa pergi haji dengan cara-cara di luar nalar manusia.

Menjadi sia-sia saja jika seluruh momen berhaji ini tidak dimanfaatkan untuk mengisinya dengan hal-hal yang baik. Waktu mustajab doa ada di mana-mana, tapi tempat mustajab doa tidaklah di mana-mana. Maka mintalah, pasti Allah kabulkan dan yakini itu dengan pengetahuan dan tata cara doa yang seharusnya.

Berada di Mina untuk pilihan ‘nafar awal’ dengan cuaca panas dan tempat tidur yang pas-pasan di badan, tidak menyurutkan semangat untuk menikmati dan melewatinya dengan sabar.

Tersedia makanan berat, ringan, dan aneka minuman panas dingin, seperti pada hari Rabu lalu atau hari lain, bahkan dengan aneka buah segar menjadi pelengkap yang menambah beratnya tas karena terus dibagikan tanpa henti, baik yang disediakan oleh pengurus maktab, maupun sedekah dari masyarakat Arab yang terus berdatangan tanpa henti, semangat berbagi yang layak kita tiru.

 

Jadi, siapa pun nanti berhaji, tak perlu repot-repot menyediakan dan membawa berbagai perlengkapan dan bekal. Cukup bawa baju yang paling penting saja, yang lain insyaallah bakal dibagikan oleh mereka yang dermawan. Bahkan, karena budaya Arab yang gencar bersedekah di musim haji, justru semakin memperbanyak asupan makanan dan minuman bagi jemaah haji. Tak akan lapar dan hauslah kita selama berhaji. Insyaallah.

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved