Internasional

250 Peserta dari 33 Perguruan Tinggi Ikuti Pengabdian Kepada Masyarakat di Thailand

Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi para dosen dalam melaksanakan kegiatan PKM di luar negeri

|
Penulis: Idris Ismail | Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Yayasan KABA Academic Society mengadakan Pengabdian Kepada masyarakat (PKM) Internasional di Bang Khlam, Provinsi Songkhla, Thailand pada 29 Juni 2024. Kegiatan ini diikuti sebanyak 250 peserta dari 33 Perguruan Tinggi. 

SERAMBINEWS.COM - Yayasan KABA Academic Society mengadakan Pengabdian Kepada masyarakat (PKM) Internasional di Bang Khlam, Provinsi Songkhla, Thailand pada 29 Juni 2024.

Pelaksanaan PKM luar negeri ini difasilitasi oleh Al-Hidayah Waqaf Foundation for Education and Social Science.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 250 peserta dari 33 Perguruan Tinggi, dimana 21 peserta diantaranya melakukan presentasi di lokasi kegiatan secara tatap muka, selebihnya dilakukan secara daring.

Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk memfasilitasi para dosen dalam melaksanakan kegiatan PKM di luar negeri dan ikut berkontribusi dalam melakukan pemberdayaan kelompok sasaran berdasaran kepakaran masing-masing dosen.

PKM kali menngangkat tema Tackling Community Challenges in the IMT-GT Region: A Multidisciplinary Strategy for Empowering Local Voices.

Dengan beragam latar belakang dosen yang mengikuti kegiatna ini, maka KABA menggunakan strategi multidisiplin.

Dengan begitu, diharapkan seluruh dosen dapat memberikan kontribusi bagi penyelesaian masalah di masyarakat yang multidimensi.

Baca juga: Umi Mawaddah Mahasiswa Difabel UMMAH Raih Prestasi di Luar Kampus

Ketua Yayasan KABA Academic Socienty didampingi Tim Leader, Fathiah MEng menjelaskan ini merupakan kegiatan PKM ke-9 dalam skala nasional dan PKM internasional ketiga yang digagas Yayasan KABA Academic Society.

Beberapa topik yang mengemuka antara lain terkait dengan implementasi inovasi teknologi pembelajaran, penggunaan daun moringa untuk Kesehatan, pemanfaatan biogas untuk pupuk serta pengelolaan legalitas harta wakaf. Di samping itu ada puluhan judul PKM lainnya yang didaftarkan pada kegiatan ini.

Ketua Al-Hidayah Waqaf Foundation for Education for Social Development menyatakan institusinya sangat terbuka untuk bekerja sama dengan berbagai universitas di seluruh dunia.

Dikatakannya, sebagai institusi Pendidikan pihaknya selain menyelenggarakan Pendidikan juga memberikan beasiswa bagi warga Thailand dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi.

Karena itu, kedatangan tim Yayasan Kaba dan mitra perguruan tinggi dari Aceh diharapkan juga mampu memperluas kerja sama Al-Hidayah.

Dikatakannya, paparan yang disampaikan para pembicara dari kalangan dosen dapat menambah bagi para guru, siswa dan komunitas masyarakat yang hadir pada kegiatan itu. 

Baca juga: Projo Dukung Mualem Maju Sebagai Calon Gubernur Aceh, Ini Pesan Budi Arie

Pada kesempatan itu juga ditanda-tangani MoU dan MoA Antara Yayasan KABA, STIES Banda Aceh, Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Teuku Umar, Universitas Al-Wasliyah Aceh Darussalam, Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Takengon, Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh, Universitas Al-Muslim, Politeknik Kesehatan Kemenkes Aceh, Universitas Syiah Kuala, Universitas Muhammadiyah Luwuk dengan Al-Hidayah Foundation. 

Kerjasama ini melingkupi bidang pengbadian masyarakat, penelitian, pertukaran mahasiswa dan pendidikan secara umum.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved