Opini

Judi Online Perusak Masa Depan

Di samping itu, kecanduan judi online dapat berdampak buruk pada kesehatan mental dan emosional seseorang. Ketika individu terus-menerus mengalami kek

Editor: mufti
IST
Dr Abdul Wahid Arsyad MAg, Dosen Prodi Ilmu Hadis dan Program Pascasarjana UIN Ar-Raniry 

Dr Abdul Wahid Arsyad MAg, Dosen Prodi Ilmu Hadis dan Program Pascasarjana UIN Ar-Raniry

DI era digital ini, judi online telah menjadi lebih mudah diakses oleh siapa saja yang memiliki koneksi internet. Platform judi online menawarkan berbagai jenis permainan yang menarik, yang dapat dimainkan kapan saja dan di mana saja. Kemudahan akses ini membuat banyak orang, termasuk remaja dan orang dewasa muda, rentan terjebak dalam aktivitas perjudian. Oleh karena itu, penting untuk menyadari bahaya yang ditimbulkan oleh judi online agar masyarakat bisa mengambil langkah-langkah preventif untuk melindungi diri dan orang-orang terdekat dari risiko kecanduan.

Judi online sering kali dimulai dengan taruhan kecil, tetapi dengan cepat dapat berubah menjadi kecanduan yang menguras keuangan. Banyak kasus di mana individu kehilangan jumlah uang yang signifikan dalam waktu singkat. Kerugian finansial ini tidak hanya mempengaruhi individu yang berjudi, tetapi juga keluarga mereka. Memahami bahaya judi online dapat membantu masyarakat untuk menghindari kerugian finansial yang menghancurkan dan membuat keputusan yang lebih bijaksana dalam mengelola keuangan mereka.

Di samping itu, kecanduan judi online dapat berdampak buruk pada kesehatan mental dan emosional seseorang. Ketika individu terus-menerus mengalami kekalahan, mereka dapat merasa tertekan, cemas, dan putus asa. Gangguan tidur, stres, dan depresi adalah beberapa masalah kesehatan yang sering muncul akibat kecanduan judi online.

Dengan meningkatkan kesadaran akan bahaya ini, masyarakat dapat lebih waspada terhadap tanda-tanda kecanduan dan mencari bantuan profesional lebih awal, sebelum masalah menjadi lebih serius. Judi online tidak hanya mempengaruhi individu secara pribadi, tetapi juga memiliki dampak yang luas pada hubungan sosial dan keluarga.

Ketegangan dalam hubungan keluarga, peningkatan konflik, dan bahkan perceraian sering kali terjadi akibat kecanduan judi. Anak-anak yang tumbuh dalam lingkungan yang dipengaruhi oleh kecanduan judi orang tua juga berisiko mengalami masalah emosional dan psikologis. Mengetahui bahaya judi online membantu masyarakat untuk memahami pentingnya menjaga kesejahteraan keluarga dan memprioritaskan hubungan yang sehat dan harmonis.

Peningkatan kesadaran tentang bahaya judi online sangat penting untuk upaya pencegahan yang efektif. Dengan edukasi yang tepat, individu dapat mengenali tanda-tanda awal kecanduan dan mengambil langkah-langkah untuk menghindarinya. Lembaga pendidikan, komunitas, dan pemerintah memiliki peran penting dalam menyediakan informasi dan sumber daya yang dibutuhkan untuk melindungi masyarakat dari bahaya judi online.

Kesadaran yang meningkat juga dapat mendorong kebijakan yang lebih ketat dan regulasi yang lebih efektif untuk mengendalikan aktivitas perjudian online dan melindungi masyarakat dari dampak negatifnya. Kesadaran tentang bahaya judi online sangat penting dalam mencegah dampak negatif yang dapat merusak kehidupan individu dan masyarakat. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang risiko yang terkait dengan judi online, masyarakat dapat membuat keputusan yang lebih bijaksana dan melindungi diri dari bahaya yang mengintai.

Mengenal pemicu

Salah satu penyebab utama orang terjebak dalam judi online adalah iming-iming kemenangan cepat dan mudah. Banyak platform judi online mempromosikan cerita sukses tentang orang-orang yang memenangkan hadiah besar dalam waktu singkat. Iklan dan testimoni semacam ini menciptakan ilusi bahwa siapa pun bisa menjadi pemenang besar dengan sedikit usaha.

Hal ini sangat menarik bagi mereka yang sedang mencari cara cepat untuk mendapatkan uang, terutama di tengah tekanan ekonomi atau kebutuhan mendesak. Judi online menawarkan kemudahan akses yang tidak dimiliki oleh judi konvensional. Dengan hanya memiliki perangkat yang terhubung ke internet, siapa pun bisa bermain kapan saja dan di mana saja.

Aplikasi mobile dan situs web yang user-friendly membuat judi online semakin mudah dijangkau. Tidak ada batasan waktu atau lokasi, yang memungkinkan orang bermain secara sembunyi-sembunyi tanpa diketahui oleh keluarga atau teman. Kemudahan ini menjadikan judi online sangat menggoda, terutama bagi mereka yang mencari hiburan instan.

Banyak orang yang terjebak dalam judi online memiliki masalah psikologis atau emosional yang mendasari. Stres, kecemasan, depresi, atau bahkan kebosanan bisa menjadi pemicu seseorang untuk mencari pelarian melalui judi online. Bagi sebagian orang, berjudi memberikan sensasi kegembiraan dan adrenalin yang sementara bisa mengalihkan perhatian dari masalah yang dihadapi.

Namun, ketergantungan emosional ini justru memperburuk kondisi mental mereka dan menciptakan siklus kecanduan yang sulit dihentikan. Beberapa orang percaya bahwa mereka bisa mengalahkan sistem atau memiliki strategi khusus untuk memenangkan judi online. Ilusi kontrol ini membuat mereka terus bermain dengan harapan bahwa mereka bisa menutupi kerugian sebelumnya dan akhirnya meraih kemenangan besar.

Permainan judi online sering kali dirancang untuk memberi kesan bahwa pemain memiliki kendali atas hasilnya, padahal kenyataannya sebagian besar permainan bergantung pada keberuntungan. Keyakinan palsu ini membuat orang terus berjudi meskipun sudah mengalami banyak kekalahan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved