Perang Gaza

Israel Targetkan Komandan Hamas Mohammed Deif dalam Pembantaian di al-Mawasi yang Tewaskan 71 Orang

Seorang pejabat keamanan senior menilai bahwa ini bukan lokasi permanen mereka, tetapi peluang operasional yang muncul dalam beberapa jam terakhir.

Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/almayedeen
Mohmmad Deif adalah nama yang tidak asing lagi dalam daftar tokoh sayap bersenjata Hamas yang paling dicari Israel hidup atau mati. 

Militer Israel telah mengeluarkan pernyataan tentang serangan al-Mawasi, dengan mengklaim bahwa serangan dilakukan di daerah di mana dua komandan senior Hamas dan beberapa orang lainnya bersembunyi di antara warga sipil.

“Lokasi serangan adalah area terbuka yang dikelilingi pepohonan, beberapa bangunan, dan gudang,” katanya di X.

Serangan terhadap apa yang disebut zona aman di al-Mawasi menewaskan sedikitnya 71 orang dan melukai ratusan lainnya, menurut Kementerian Kesehatan di Gaza.

Sebelumnya, Hamas mengatakan klaim Israel bahwa serangan itu menargetkan para pemimpin kelompok itu adalah salah, dan menyebutnya hanya cara untuk menutupi skala besar pembantaian yang mengerikan itu.

Dalam pernyataannya, Hamas mengatakan jet tempur, artileri, dan pesawat nirawak Israel menargetkan orang-orang yang mengungsi, dan menggambarkan para korban sebagai warga sipil yang tidak bersalah dan tidak berdaya.

PIJ mengutuk Israel atas pembantaian al-Mawasi yang direncanakan

Jihad Islam Palestina (PIJ) mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa klaim Israel yang menargetkan tokoh-tokoh senior perlawanan Palestina membuktikan niat yang direncanakan sebelumnya untuk melakukan kejahatan ini di al-Mawasi, Gaza.

“Pembantaian mengerikan yang dilakukan oleh entitas Zionis di al-Mawasi dekat Khan Younis merupakan desakan untuk melanjutkan perang pemusnahan terhadap rakyat kami,” imbuh kelompok itu.

“Kejahatan ini menegaskan bahwa pendudukan telah mengabaikan semua norma dan perjanjian internasional,” kata PIJ.

Setidaknya 71 orang dipastikan tewas dan 289 lainnya terluka dalam serangan udara Israel di kamp pengungsi al-Mawasi, sebelah barat Khan Younis, menurut Kementerian Kesehatan di Jalur Gaza.

PRCS mengatakan telah membantu 102 orang yang terluka dalam serangan al-Mawasi

Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS) mengatakan kru ambulansnya telah merawat 102 pasien yang terluka dan mengevakuasi 23 jenazah menyusul serangan pasukan Israel ke tenda-tenda yang menampung warga Palestina yang mengungsi di al-Mawasi.

Tujuh puluh orang yang terluka dan 21 jenazah dipindahkan ke Rumah Sakit Lapangan al-Quds milik Bulan Sabit Merah, dan 22 orang yang terluka dipindahkan ke Rumah Sakit al-Amal di Khan Younis, katanya pada X.

Militer Israel mengatakan masih memverifikasi hasil serangan al-Mawasi

Seorang pejabat militer Israel mengatakan dalam sebuah pengarahan kepada wartawan bahwa hasil serangan terhadap al-Mawasi yang diklaim menargetkan Deif dan pejabat senior Hamas lainnya masih diverifikasi.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved