Perang Gaza
Kisah Muhammed Bhar, Anak Palestina yang Cacat Mental Tewas Diterkam Anjing IDF & Dibiarkan Sekarat
Karena tidak dapat melihatnya, Bhar hanya bisa menebak nasibnya dari jeritannya saat dia dipaksa meninggalkan area tersebut dengan todongan senjata.
Sejak awal invasi daratnya ke Gaza, tentara Israel secara sistematis menggunakan anjing tempur untuk menggeledah gedung-gedung, termasuk rumah sakit.
Dalam banyak kasus, anjing-anjing tersebut dibiarkan menyerang dan menganiaya warga sipil.
Bulan lalu, Al Jazeera merilis rekaman bocoran kamera yang terpasang pada anjing militer Israel, yang menunjukkan anjing itu menggigit dan menyeret seorang wanita tua Palestina di rumahnya.
Karena rumah sakit di Gaza tidak beroperasi dan jalanan hancur akibat pemboman Israel, Jebril mengatakan dia tidak dapat memanggil ambulans atau membawa jenazah Muhammed ke pemakaman.
Bahkan kematiannya tidak mungkin untuk didaftarkan, katanya kepada MEE.
“Saya harus menguburnya di dekat rumah,” katanya.
“Ada jarak sekitar satu meter antara rumah kami dan rumah paman saya.
“Di sanalah aku menguburkan Muhammad.”(*)
Brigade Qassam Sergap Patroli Tentara Israel dengan Bom Tanam, 5 Tewas 20 Luka-luka |
![]() |
---|
Macron kepada Netanyahu: Anda telah Mempermalukan Seluruh Prancis |
![]() |
---|
PBB Sebut Memalukan Penyangkalan Israel atas Kelaparan di Gaza |
![]() |
---|
Tentara Israel Terus Merangsek ke Kota Gaza, Bunuh dan Usir warga Palestina |
![]() |
---|
Menteri Israel: Biarkan Mereka Mati karena Kelaparan atau Menyerah |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.