Perang Gaza

Kisah Muhammed Bhar, Anak Palestina yang Cacat Mental Tewas Diterkam Anjing IDF & Dibiarkan Sekarat

Karena tidak dapat melihatnya, Bhar hanya bisa menebak nasibnya dari jeritannya saat dia dipaksa meninggalkan area tersebut dengan todongan senjata.

Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/Disediakan
Muhammed Bhar, 24 tahun, difoto di rumahnya di Kota Gaza. 

Sejak awal invasi daratnya ke Gaza, tentara Israel secara sistematis menggunakan anjing tempur untuk menggeledah gedung-gedung, termasuk rumah sakit.

Dalam banyak kasus, anjing-anjing tersebut dibiarkan menyerang dan menganiaya warga sipil.

Bulan lalu, Al Jazeera merilis rekaman bocoran kamera yang terpasang pada anjing militer Israel, yang menunjukkan anjing itu menggigit dan menyeret seorang wanita tua Palestina di rumahnya.

Karena rumah sakit di Gaza tidak beroperasi dan jalanan hancur akibat pemboman Israel, Jebril mengatakan dia tidak dapat memanggil ambulans atau membawa jenazah Muhammed ke pemakaman.

Bahkan kematiannya tidak mungkin untuk didaftarkan, katanya kepada MEE.

“Saya harus menguburnya di dekat rumah,” katanya.

“Ada jarak sekitar satu meter antara rumah kami dan rumah paman saya.

“Di sanalah aku menguburkan Muhammad.”(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved