Konflik Palestina vs Israel
Israel Kebobolan, Drone Canggih Milik Houthi Yaman Gempur Tel Aviv Tanpa Terlacak Radar
Penyedilikan Angkatan Udara Israel menunjukkan bagaimana canggihnya pesawat tak berawak atau drone berisi bom kelompok pejuang Islam Houthi Yaman.
Penulis: Sara Masroni | Editor: Eddy Fitriadi
SERAMBINEWS.COM - Hasil penyelidikan Angkatan Udara Israel (IAF) menunjukkan bagaimana canggihnya pesawat tak berawak atau drone berisi bom milik kelompok pejuang Islam Houthi Yaman.
Dalam laporan IAF dilansir dari Times of Israel (22/7/2024) pesawat tak berawak atau drone berisi bom milik kelompok pejuang Islam Houthi Yaman, terbang selama 16 jam dengan jarak tempuh sejauh 2.600 Km.
Pesawat tersebut mengudara sebelum akhirnya membombardir ibu kota Israel, Tel Aviv pada Jumat (19/7/2024) dini hari jelang subuh.
Pesawat tak berawak bernama Samad-3 buatan Iran itu dimodifikasi mengambil jalur penerbangan tidak langsung.
Baca juga: Bobol Sudah! Bom Meledak di Tel Aviv Ibu Kota Israel, Ada yang Tewas hingga Luka-luka
Baca juga: Israel Khawatir Peristiwa 7 Oktober Terulang, Hampir Tiap Hari Hizbullah Bombardir Wilayah Utara
Hal ini mungkin menyebabkannya tidak diklasifikasikannya sebagai ancaman oleh IAF, sehingga tidak dicegat dan menyerang sebuah bangunan tempat tinggal di Tel Aviv.
Masih menurut penyelidikan Angkatan Udara Israel, pesawat nirawak bermuatan bahan peledak itu tampaknya terbang ke arah barat dari Yaman melewati Laut Merah, mencapai Eritrea.
Kemudian terbang ke utara melewati Sudan dan Mesir dan mencapai Laut Mediterania.
Selanjutnya, pesawat nirawak itu kemudian berbalik untuk mendekati Tel Aviv dari arah barat.
Baru pada saat itulah pesawat nirawak itu muncul di radar Israel, sebagai target yang tidak teridentifikasi.
Militer Israel kini dapat mengatakan, pesawat nirawak itu dilacak selama enam menit saat mendekati Tel Aviv dari arah laut.
Kemudian kembali menghilang dari radar selama beberapa menit setelah itu, sebagaimana penyelidikan IAF.
Menurut penyelidikan, drone tersebut berada di udara selama sekitar 16 jam, terbang dengan kecepatan antara 80 dan 100 knot atau 148-185 kilometer per jam.
IAF menyadari adanya kemampuan semacam itu di tangan Houthi, tetapi tidak memiliki informasi spesifik sebelumnya tentang serangan tersebut.
Baca juga: Hampir Tiap Hari Militer Israel Tewas di Tangan Hamas saat Menjajah Gaza Palestina
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Pasukan-keamanan-Israel-terlihat-di-lokasi-ledakan-pesawat-tanpa-awak-di-Tel-Aviv.jpg)