Driver Taksi Online di Kendari Tewas Dibacok, Pelaku Pasien RSJ
Tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia terjadi pada Rabu (24/07/2024) pagi sekitar pukul 06.00 wita.
SERAMBINEWS.COM - Driver taksi online berinisial NA dibacok hingga tewas oleh seorang pria bernama Lakudu (31) di Jalan Dr Soetomo, Kelurahan Tobuuha, Kecamatan Puuwatu, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara.
Korban NA tewas bersimbah darah usai ditebas berkali-kali oleh pelaku Lakudu alias LK.
Tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia terjadi pada Rabu (24/07/2024) pagi sekitar pukul 06.00 wita.
Dalam kesaksiannya kepada polisi, warga Puuwatu berinisial LH, mengaku, awalnya hendak pulang ke rumah.
Saat tiba di lokasi kejadian, LH sempat melihat pelaku sedang memegang parang.
Saksi juga melihat korban sudah terbaring di tanah dalam keadaan bersimbah darah.
Saat itu, saksi berinisiatif mendekati pelaku dan langsung menangkap dan membekap pelaku dari belakang.
Namun, LK saat itu melakukan perlawanan kemudian terjadilah pergulatan antara saksi dan pelaku.
Setelah beberapa saat bergulat, pelaku akhirnya menyerah dan saksi mengamankan parang pelaku.
Saksi juga langsung mengamankan pelaku dengan cara mengikatnya menggunakan tali.
“Menurut saksi jika pelaku beberapa bulan yang lalu pernah masuk di RS Jiwa dengan status pasien,” kata Kapolresta Kendari AKBP Aris Tri Yunarko melalui Kasi Humas Polresta Kendari, Ipda Haridin.
Setelah diamankan, pelaku beserta barang bukti senjata tajam telah diserahkan ke Piket Reskrim Polresta Kendari.
Sementara, saksi lainnya SM, warga Puuwatu, menyebut, kronologi kejadian awalnya sempat bertemu korban di Pelabuhan Nusantara, pada Rabu subuh.
Selang beberapa saat, saksi yang hendak pulang kemudian melintas di Jalan RS Jiwa Kendari.
Saat melintas, dia sudah melihat korban tergeletak di pinggir jalan dengan keadaan berlumuran darah.
“Dan beberapa luka pada bagian badannya serta sudah dalam keadaan meninggal dunia,” jelas Ipda Haridin.
Baca juga: Anak Tiba-tiba Ngamuk Bacok Ibu Kandung di Indramayu, Pelaku Dikenal Pendiam dan Jarang Keluar Rumah
Pelaku Pasien RSJ diperiksa Polisi
Ternyata, pelaku yang membacok korban hingga tewas itu adalah pasien dari Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Kendari.
Hal ini dibenarkan oleh Kepala Bidang Pelayanan Medik RSJ Kendari, Murniati Alwi.
"Benar terduga pelaku LK pernah menjadi pasien di rumah sakit ini," ungkapnya.
Kendati demikian, Alwi mengungkapkan pihaknya masih perlu melakukan pemeriksaan kepada pelaku apakah masuk kategori Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ) atau tidak saat melakukan pembacokan tersebut.
"Harus diperiksa dulu, itu pelaku saat melakukan asksinya dalam gangguan jiwa atau tidak," imbuhnya.
Pihak RSJ saat ini tengah berkoordinasi kepada pihak Polresta Kendari untuk mengungkap riwayat medis terduga pelaku.
Senada, Kasi Humas Polresta Kendari, Ipda Haridin turut membenarkan bahwa Lakudu merupakan pasien RSJ.
"Beberapa bulan lalu sudah masuk rumah sakit jiwa (RSJ) yang berstatus pasien," ujarnya dalam keterangan tertulis.
Kini, dia menyebut pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku.
Haridin mengungkapkan dalam kasus ini, pihaknya telah menyita barang bukti berupa sebilah parang yang digunakan pelaku untuk menebas korban hingga tewas.
"Pelaku beserta barang bukti kini sudah berada di Polresta Kendari untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut," ungkapnya.
Jenazah Sudah Dipulangkan ke Kampung Halaman
Di sisi lain, jenazah NA sudah dipulangkan di kampung halamannya di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara.
Masih dikutip dari Tribun Sultra, jenazah sempat berada di Rumah Sakit Bhyangkara Kendari dan keluarga sudah datang ke lokasi.
Menurut salah satu anggota keluarga korban, jenazah NA diseberangkan ke Kabupaten Muna melalui Pelabuhan Lainea Konawe Selatan ke Pelabuhan Tampo Muna, siang tadi sekira pukul 13.00 Wita.
"Kita berangkatkan lewat Lainea siang ini," ungkap keluarga korban.
Ia menambahkan korban akan dibawa ke daerah asalnya di Desa Lasunapa, Kecamatan Duruka, Muna.
Sebagian artikel telah tayang di Tribun Sultra
Baca juga: Qanun Disahkan, Dishub Nagan Raya akan Kembali Aktifkan Petugas Parkir di Sejumlah Titik Keramaian
Baca juga: Polisi Tangkap 1 Lagi Pencuri Kabel Listrik di Gedung Baru RSUD Kota Sabang, Total 7 Orang Diamankan
Baca juga: Wali Nanggroe Malik Mahmud Al Haythar dan Waliyul Ahdi Muzakir Manaf Kunjungi Mahkamah Agung
| Bejat! Predator Anak asal Papua Selatan Rekam Semua Aksi tak Senonohnya, Puluhan Korban Trauma Berat |
|
|---|
| Korban Banjir Bireuen Kembali Demo, BPBD Akui Pendataan Masih Berlangsung |
|
|---|
| Begini Aksi Kalak BPBD Bireuen Jawab Pertanyaan Saat Dialog dengan Pendemo |
|
|---|
| Korban Banjir Bireuen Kembali Demo Kantor Bupati, Ini Petisi Mereka |
|
|---|
| Sudah Enam Bulan Tinggal di Gubuk Darurat, Puluhan Penyintas Banjir di Aceh Utara Belum Terima DTH |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Pelaku-penganiayaan-seorang-driver-online-hingga-tewas-di-Kota-Kendari.jpg)