Perang Gaza

Menlu Iran: Israel Harus Dibuat tidak Mampu Lagi Menyerang dan Menjajah Negara Lain di Timur Tengah

Bagheri membahas pembunuhan baru-baru ini terhadap Ismail Haniyeh, pemimpin politik gerakan Perlawanan Palestina Hamas, yang terjadi di ibu kota Iran,

Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS.COM/mehrnews
Wakil Menteri Luar Negeri Iran untuk Urusan Politik Ali Bagheri Kani mengatakan bahwa negaranya akan menanggapi setiap kesalahan baru Israel dalam hitungan detik. 

SERAMBINEWS.COM - Penjabat Menteri Luar Negeri Iran mengatakan rezim Israel harus dibuat tidak mampu mengintensifkan tindakan agresinya di kawasan Timur Tengah.

Ali Bagheri Kani menyampaikan pernyataan tersebut dalam percakapan telepon dengan Menteri Luar Negeri Hongaria Peter Szijjarto pada Senin.

Bagheri membahas pembunuhan baru-baru ini terhadap Ismail Haniyeh, pemimpin politik gerakan Perlawanan Palestina Hamas, yang terjadi di ibu kota Iran, Teheran.

Iran menyalahkan rezim Israel atas pembunuhan tersebut, dan Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Ali Khamenei memperingatkan akan adanya "respons keras" dan menegaskan kembali tugas Republik Islam untuk membalas darah pemimpin Perlawanan.

Bagheri menggarisbawahi bahwa kekejaman Zionis telah melanggar kedaulatan negara, sementara juga melanggar perdamaian dan stabilitas regional.

Baca juga: Pangkalan Bawah Tanah dan Peluncur Rudal Bergerak, Iran Bersiap Serang Israel

"Dengan alasan yang sama, tindakan mereka (para Zionis) juga menjadi ancaman bagi perdamaian dan keamanan internasional," imbuhnya.

“Oleh karena itu, entitas jahat yang menjadi sumber ketidakstabilan di kawasan ini harus dihadapi dan dilawan, sehingga tidak dapat lagi mengintensifkan aksi agresinya di kawasan ini,” pungkas Menlu.

Sementara itu, Szijjarto mengatakan negaranya sangat prihatin dengan tren peningkatan ketegangan yang sedang berlangsung di kawasan tersebut.

Masyarakat internasional harus mengambil tindakan apa pun dalam kapasitasnya untuk mencegah meningkatnya ketegangan, Szijjarto mencatat.

Ketegangan ini juga menjadi ancaman bagi Eropa, tambahnya, yang tampaknya mengacu pada kemungkinan situasi yang menyebabkan gelombang pengungsi dari kawasan tersebut menuju benua Eropa.

Pangkalan Bawah Tanah dan Peluncur Rudal Bergerak, Iran Bersiap untuk Serang Israel

SERAMBINEWS.COM - Dalam beberapa hari terakhir, AS telah melihat pergerakan peluncur rudal di Iran, yang menunjukkan kesiapan untuk serangan potensial, kata pejabat AS kepada The Wall Street Journal pada hari Senin.

Serangan potensial Iran terhadap Israel diperkirakan akan menggunakan rudal balistik dan rudal jelajah di samping pesawat tak berawak yang diluncurkan dari Iran bagian barat, menurut laporan yang diterbitkan oleh Pusat Pendidikan Penelitian Alma awal minggu ini.

Alma mencantumkan 12 kemungkinan lokasi peluncuran yang mungkin digunakan oleh Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) dan tentara Iran jika terjadi serangan, termasuk Tabriz, Kermanshah, Khorramabad, dan Dezful.

Peluncuran diharapkan akan dilakukan, menurut Alma, melalui peluncur bergerak dari area terbuka di sebelah pangkalan bawah tanah.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved