Senin, 11 Mei 2026

Perang Gaza

Si 'Gila' Ben-Gvir: Israel Harus Duduki Gaza Secara Permanen, Mengapa Kita Harus Berdialog?

Sebelumnya, Ben-Gvir mengatakan kepada Channel 14 Israel bahwa keikutsertaan Israel dalam perundingan gencatan senjata pada hari Kamis akan menjadi ke

Tayang:
Editor: Ansari Hasyim
Jerusalem Post
Politisi Israel anti-Arab Itamar Ben-Gvir 

Brigade Syuhada al-Aqsa menembaki pasukan lapis baja dan infanteri pendudukan Israel di kamp pengungsi Yibna di Rafah dengan peluru mortir 60 mm. 

Unit Media Militer Brigade Al-Qassam juga merilis rekaman operasi yang menargetkan 9 tentara pendudukan Israel di Tal al-Sultan, Rafah, pada hari Jumat.

Serangan itu mengakibatkan beberapa korban di pihak pasukan, dikonfirmasi dengan kedatangan helikopter penyelamat Israel untuk mengangkut prajurit yang tewas dan terluka. 

Rudal Burkan Hizbullah Hujani Pangkalan Militer Branit Israel di di Galilea Barat yang Diduduki

Hizbullah melancarkan serangkaian serangan rudal terhadap instalasi militer Israel, menargetkan pangkalan Branit di Galilea Barat dengan dua rudal balistik jarak pendek Volcano Burkan. 

Serangan itu mengakibatkan kerusakan sebagian dan kebakaran di lokasi tersebut, sementara video yang beredar di media sosial menunjukkan asap dan api mengepul dari area tersebut.

Dalam insiden terpisah, Hizbullah melaporkan serangan langsung terhadap lokasi Al-Samaqa di perbukitan Kafr Shuba, Lebanon yang diduduki. 

Kelompok tersebut juga menargetkan barak Zar'it dengan rudal Burkan sebagai balasan atas serangan Israel terhadap wilayah sipil di Lebanon selatan.

Hizbullah selanjutnya menyerang platform Iron Dome, posisi artileri, dan penempatan kendaraan Israel di Khirbet Manot, Galilea Barat, menggunakan roket Katyusha. 

Kelompok tersebut menyatakan bahwa operasi ini merupakan respons langsung terhadap agresi Israel terhadap desa-desa selatan yang tangguh, khususnya kota Majdal Zun.

Media Israel mengonfirmasi bahwa dua rudal Burkan diluncurkan dari Lebanon dan menyerang pangkalan militer Branit. 

Selain itu, Radio Angkatan Darat Israel melaporkan bahwa 15 roket yang ditembakkan dari Lebanon mendarat di wilayah Shlomi dan Kabri di Galilea Barat. 

Sebagai balasan, Israel melakukan serangan udara terhadap kota Kafr Kila, Rshaf, dan Al-Tayri di Lebanon selatan. 

Memilukan, Warga Kumpulkan Potongan Tubuh dalam Plastik di lokasi Sekolah yang Dibom Israel, 100 Orang Tewas 

Militer Israel melakukan pembantaian dan menewaskan ratusan warga sipil yang berlindung di dalam gedung sekolah al-Tabin. 

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved