Konflik Palestina vs Israel

Netanyahu Dalam Ancaman, Pesawat Nirawak Hizbullah Pantau Suasana Rumah PM Israel: Terkepung

Deteksi ini diketahui sebagai pesawat nirawak pengintai Hezbollah yang dimaksudkan untuk memantau suasana kediaman Netanyahu di tepi pantai.

Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Ansari Hasyim
AP
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu 

sebagai kutukan atas genosida yang dilakukan pendudukan Zionis terhadap rakyat kami di Jalur Gaza," kata Hamas dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan pada Minggu malam.

“Kami menyerukan kepada semua negara untuk memutuskan hubungan dengan entitas fasis ini, untuk berupaya dengan segala cara memboikot, mengisolasi, dan menjatuhkan sanksi kepadanya,

serta mengadili para pemimpinnya sebagai penjahat perang di pengadilan internasional,” tambahnya.

Menurut pemerintah Kolombia, larangan ekspor akan mulai berlaku lima hari setelah keputusan tersebut dipublikasikan dalam lembaran negara resmi.

Pada 1 Mei, kepala negara Kolombia mengatakan negaranya telah memutuskan untuk memutuskan hubungan diplomatik dengan Israel karena perang.

"Dan kami di sini, di hadapan Anda sekalian, pemerintah perubahan, presiden republik ini, menginformasikan bahwa besok hubungan diplomatik dengan rezim Israel akan diputus," kata Murillo saat itu, 

Seraya menambahkan, "Kami memutuskan hubungan diplomatik karena mereka memiliki presiden yang melakukan genosida"

Hal ini terjadi sementara jumlah korban meninggal akibat genosida selama lebih dari 10 bulan telah melampaui tonggak sejarah yang mengerikan yakni 40.000.

Lebih dari 92.000 lainnya juga terluka akibat serangan rezim.

Kelaparan, kekurangan gizi, dan kurangnya pasokan medis juga berdampak buruk bagi penduduk Palestina.

(Serambinews.com/Agus Ramadhan)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved