Konflik Palestina vs Israel

Tentara Brigade Lapis Baja Israel Mati Terbunuh di Gaza, Enam Sandera Warga Netanyahu Tewas

Tentara Brigade Lapis Baja Israel Sersan Ori Ashkenazi Nechemya (19) mati terbunuh, sementara enam sandera warga sipil netanyahu tewas.

Penulis: Sara Masroni | Editor: Amirullah
Chaim Goldberg/Flash90
Tentara Brigade Lapis Baja Israel Sersan Ori Ashkenazi Nechemya (19) mati terbunuh, sementara enam sandera warga sipil netanyahu tewas. 

SERAMBINEWS.COM - Tentara Brigade Lapis Baja Israel Sersan Ori Ashkenazi Nechemya (19) mati terbunuh, sementara enam sandera warga sipil Netanyahu tewas.

Tentara Israel tersebut tewas dalam pertempuran di Gaza selatan sebagaimana dilansir dari Times of Israel, Kamis (22/8/2024).

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengumumkan kematiannya saat pasukan terus melanjutkan operasi di seluruh Jalur Gaza.

Sersan Ori Ashkenazi Nechemya merupakan tentara Israel dari Brigade Lapis Baja ke-401, Batalyon ke-46, dari Ashkelon.

Kematiannya menambah jumlah korban Israel dalam serangan darat terhadap Hamas di Gaza dan dalam operasi militer di sepanjang perbatasan dengan Jalur Gaza menjadi 336.

 

 

Enam Sandera Warga Israel Tewas di Gaza

Sementara di sisi lain, sebanyak enam mayat warga Israel yang menjadi sandera ditemukan IDF dari Khan Younis di Gaza selatan minggu ini.

Semuanya memiliki tanda-tanda luka tembak, menurut temuan otopsi awal yang dirilis pada Kamis kemarin.

Baca juga: Terbongkar Percakapan Telepon Presiden AS Biden dan PM Israel Netanyahu, Ini Isinya

Baca juga: Bukannya Selesaikan Perselisihan, Menlu AS Malah Kejauhan Akomodir Israel Jajah Gaza

Perwakilan IDF menunjukkan kepada keluarga Alex Dancyg, Yagev Buchshtav, Chaim Peri, Yoram Metzger, Nadav Popplewell, dan Avraham Munder temuan dari Institut Forensik Abu Kabir.

Menurut laporan lembaga tersebut, pada tubuh keenam sandera tersebut terdapat tanda-tanda bekas tembakan.

Kemungkinan besar menunjukkan mereka dibunuh oleh para penculiknya.

Channel 12 melaporkan bahwa militer meyakini mereka dieksekusi oleh para penculik mereka selama operasi IDF di dekat tempat mereka ditahan.

Sementara para penjaga mereka mungkin meyakini operasi penyelamatan sedang berlangsung.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved