Sosok Bripda MSA dan Briptu NPP, Rampok Rp2,5 Miliar di Mobil Pengisian ATM, Polisi Polda Sumbar
Dari tiga pelaku, dua di antaranya yakni anggota polisi yang bertugas di Direktorat Samapta Polda Sumbar.
SERAMBINEWS.COM - Sosok 2 oknum Polisi rampok uang di mobil jasa pengisian anjungan tunai Mandiri atau ATM di Padang Pariaman, Sumatera Barat.
Tiga orang ditangkap usai terlibat perampokan mobil pengangkut uang jasa pengisian ATM di Sumatera Barat (Sumbar).
Dari tiga pelaku, dua di antaranya yakni anggota polisi yang bertugas di Direktorat Samapta Polda Sumbar.
Adapun ketiga pelaku yakni berinisial AS (38) warga sipil, Briptu NPP (31) dan Bripda MSAD (21).
Ketiganya telah ditangkap petugas gabungan dari jajaran Polres Padang Pariaman, Polresta Padang, dan Polda Sumbar pada Selasa (27/8/2024).
Bripda MSAD (21) baru satu tahun 11 bulan menjadi polisi.
Sementara Briptu NPP telah berdinas 8 tahun dan memiliki keluarga.
Dalam menjalankan aksi perampokan tersebut, Bripda MSAD bekerja sama dengan seniornya Briptu Briptu NPP (29) dan satu warga sipil berinisial HS (38) yang bekerja sebagai buruh harian lepas.
Ketiga pelaku hanya membawa kabur uang sebanyak Rp2,5 miliar, tetapi jumlah uang dari vendor yang dibawa keluar adalah sebanyak Rp6,2 miliar.
Akibat perbuatannya itu, kedua oknum polisi tersebut selain terancam kurungan penjara, juga terancam dipecat dari Polisi.
Baca juga: Terlilit Utang, Bripda MSAD Rampok Mobil Pengisi ATM Rp2,5 Miliar, Ajak Seniornya Briptu NPP
Kronologi Kejadian
Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Suharyono menjelaskan, mobil jasa pengangkut uang untuk pengisian ATM BRI dirampok di Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (27/8/2024).
Sebagai informasi, mobil jasa pengisian ATM berangkat dari Padang untuk mengisi sejumlah ATM di wilayah Padang Pariaman.
Menurut pemaparannya, perampokan itu bermula saat saksi Bripda Steven yang sedang bertugas mengawal mobil pengangkut uang untuk mengisi ATM ditelepon seseorang polisi.
"Dalam perjalanan ada yang menelepon Bripda Steven, pengawal mobil, dan mengaku sebagai polisi berpangkat Iptu" kata Irjen Pol Suharyono.
| Beraksi Malam Hari, Terduga Pencuri Sepmor di Lhokseumawe Ditangkap Usai Diteriaki Maling |
|
|---|
| Jaksa Gadungan Tipu Mahasiswa Rp69 Juta, Hidup Mewah dari Hasil Kejahatan: Sewa Vila hingga Open BO |
|
|---|
| KDRT Berujung Maut, Suami di Pagar Alam Serahkan Diri Usai Bunuh Istri, Polisi Dalami Motifnya |
|
|---|
| Fakta Anggota DPRD Fakfak dan Bidan Istri Polisi Digerebek di Rumah Kos, Bantah Perzinahan |
|
|---|
| Kapolda Lampung Ungkap Kronologi Penembakan Bripka Arya Supena hingga Gugur saat Gagalkan Curanmor |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Briptu-NPP-31-dan-Bripda-MSA-21-Perampok-Mobil-Pengakut-Uang-ATM-di-Padang.jpg)