Berita Aceh Besar

4.113 KPM di Seulimuem Terima Bantuan Cadangan Beras Pemerintah

"Bantuan pangan beras tahap III untuk alokasi bulan Oktober 2024, kepada 40.169 KPM di 23 Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Aceh Besar,"

Penulis: Indra Wijaya | Editor: Nurul Hayati
For serambinews.com
Warga membawa bantuan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Tahap III untuk alokasi bulan Oktober tahun 2024, bertempat di KCP Pos Kecamatan Seulimuem, Aceh Besar, Selasa (08/10/2024). 

"Bantuan pangan beras tahap III untuk alokasi bulan Oktober 2024, kepada 40.169 KPM di 23 Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Aceh Besar," kata Kepala Dinas Pangan Aceh Besar,  Alyadi, Selasa (8/10/2024).

Laporan Indra Wijaya | Aceh Bwsae

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Sebanyak 4.113 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Seulimuem, kembali mendapat bantuan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Tahap III untuk alokasi bulan Oktober tahun 2024, dari Pemerintah Kabupaten Aceh Besar.

"Bantuan pangan beras tahap III untuk alokasi bulan Oktober 2024, kepada 40.169 KPM di 23 Kecamatan dalam wilayah Kabupaten Aceh Besar," kata Kepala Dinas Pangan Aceh Besar,  Alyadi, Selasa (8/10/2024).

Ia mengatakan, Penyaluran bantuan CBP dimulai dari tanggal 8 sampai 16 Oktober 2024, setiap hari secara bergiliran pada masing-masing Kecamatan.

Sesuai dengan jadwal yang diterima dari PT Pos Indonesia sebagai penyalur, Pemkab Aceh Besar memulainya dari Kecamatan Seulimuem, Lembah Seulawah dan Kecamatan Mesjid Raya.

"Untuk hari ini jumlah KPM yang menerima bantuan CBP yaitu Kecamatan Lembah Seulawah dengan jumlah 1.700 KPM, Seulimeum berjumlah 4.113 KPM dan Kecamatan Mesjid Raya 1.782 KPM," sebutnya.

Alyadi menjelaskan, penyaluran bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan langkah intervensi yang dilakukan pemerintah untuk menjaga daya beli masyarakat, sehingga pada akhirnya akan berdampak pada terjaganya inflasi. 

“Harapan kami, penyaluran bantuan ini bisa menekan laju inflasi di Aceh Besar, saat ini angka nya masih cukup bagus bahkan terhitung deflasi, hingga di bawah angka potensi inflasi provinsi dan nasional. Namun kita tidak boleh terlena, harus terus kita kawal bersama-sama,” ujarnya.(*)

Baca juga: Mesin Pengolah Beras Meledak Saat Diperbaiki, Mekanik Meninggal di Tempat dan Atap Toko Ikut Jebol

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved