Sabtu, 11 April 2026

Pilkada Bireuen 2024

H Ruslan M Daud, Pesta Demokrasi Semakin Dekat, Bireuen Harus Bangkit

Pesta demokrasi di Aceh dan Bireuen semakin dekat, masyarakat harus bangkit, Bireuen sebagai Kota Perjuangan, maka semua harus bangkit.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/YUSMANDIN IDRIS
H Ruslan M Daud, anggota DPR RI asal Aceh di sela-sela syukuran dan kenduri maulid di kediamannya, komplek Meuligoe Hotel, Cot Gapu Bireuen, Minggu (13/10/2024) 

Laporan Yusmandin Idris I Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Pesta demokrasi di Aceh dan Bireuen semakin dekat, masyarakat harus bangkit, Bireuen sebagai Kota Perjuangan, maka semua harus bangkit. 

Hal tersebut disampaikan H Ruslan M Daud, anggota DPR RI asal Aceh di sela-sela syukuran dan kenduri maulid di
kediamannya, komplek Meuligoe Hotel, Cot Gapu Bireuen, Minggu (13/10/2024).

H Ruslan mengatakan, dalam pesta demokrasi masyarakat Bireuen sudah sangat cerdas dan bijaksana dalam memilih pemimpin, masyarakat sudah mengetahui siapa yang dapat didudukan sebagai pemimpin dan pimpinan
yang dapat menampung aspirasi. 

“Masyarakat Bireuen sudah cerdas, sudah tahu siapa yang bisa menjadi pimpinan dan yang jeut geupeugah hai,”
ujarnya.

Baca juga: HRD Gelar Syukuran, Maulid Akbar dan Santuni Anak Yatim 

H Ruslan berjanji akan terus memperjuangkan berbagai aspirasi masyarakat, DPR RI dalam melaksanakan tugasnya bermitra dengan berbagai kementerian. 

Tugas utama membantu masyarakat menurut aspek kebutuhan dan seluruh aspek kehidupan, kemudian dalam bertugas juga bermitra dan yang bukan bermitra sedikit susah mendorong aspirasi masyarakat.  

“Belum tentu semua 100 persen apa yang diinginkan masyarakat tercover, sebab apalagi dalam situasi saat ini kurang
menentu, krisis global luar biasa. Dan di DPR hari ini ada penambahan komisi, dulunya 11 komisi sekarang sudah 13 komisi,” ujarnya.  

Baca juga: HRD Ajak Masyarakat Bireuen Pilih Pemimpin yang Peduli Pendidikan Agama dan Jelas Track Recordnya

Selain itu, ada badan aspirasi, judulnya belum ada badan aspirasi.

Dulunya, ada  masyarakat, mahasiswa menyampaikan aspirasi dengan berdemo, tetapi sekarang  ke depan, masyarakat sangat bebas, ada tempat untuk mengadu yang disebut badan aspirasi. 

Badan aspirasi, katanya untuk mengumpul keinginan seluruh anak bangsa, dari Sabang sampai Merauke sehingga terpenuhi apa yang diinginkan dalam kontek apapun.

Apakah di segi tidak ada keadilan dalam kontek hukum, kontek sosial, apakah tidak ada keadilan dalam bidang infrastruktur dan sebagainya sudah ada tempat untuk menampung aspirasi. (*)

Baca juga: Warga Aceh Minta HRD Lanjutkan Program Padat Karya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved