Selasa, 14 April 2026

Kesehatan

Dokter Boyke Ingatkan Gadis Waspadai Rayuan Seksual, Hilang Perawan Hingga Risiko Penyakit Menular

Selain risiko kehilangan keperawanan, kata dr Boyke, perempuan lebih rentan terkena penyakit menular seksual, termasuk HIV/AIDS.

Penulis: Firdha Ustin | Editor: Mursal Ismail
Kacamata dr Boyke
Seksolog, dr Boyke mengingatkan remaja perempuan untuk menjaga diri dari godaan pacar yang meminta hubungan seksual sebelum menikah. 

Menurut dr Boyke, ada beberapa penyebab yang membuat selaput dara robek. Robeknya selaput dara seorang wanita tidak selalu karena berhubungan.

"Robeknya selaput dara itu tidak selalu karena berhubungan seks," kata dr Boyke dikutip dari kanal YouTube SONARA FM, Senin (7/8/2023).

Namun, sambungnya, selaput dara juga bisa robek karena kebiasaan sehari-hari, seperti melakukan olahraga berat atau bahkan terjadi insiden kecelakaan.

"Jadi robeknya selaput dara bisa jadi karena sepeda, terbentur, menari balet, taekwondo dan semua olahraga berat terkadang bisa mengakibatkankan robekan," lanjutnya.

Tetapi perlu dicatat, robeknya selaput dara karena olahraga berat dan hubungan intim biasanya terlihat berbeda.

Menurut dr Boyke, jika robeknya selaput dara karena hubungan intim biasanya akan terlihat dengan jelas secara medis.

"Kalau robeknya karena hubungan seks, robeknya amburadul, robeknya sampe ke dasar," kata dia.

Sementara robeknya selaput dara karena kecelakaan atau melakukan aktivitas olahraga, bisa terlihat robekannya sedikit dan tidak sampai ke dasar selaput dara.

"Kalau robeknya karena aktifitas seperti tekwondo, balet kemudaian jatuh dari sepeda itu biasanya hanya tidak sampai amburadul, artinya hanya robek sedikit," imbuhnya.

Maka dapat disimpulkan, adalah mitos jika selaput dara yang telah robek menjadi pertanda seorang perempuan sudah tidak perawan.

Lantas apakah suami mengetahui kondisi selaput dara yang telah robek saat hubungan intim pertama kali?

Menurut dr Boyke, suami tidak akan tahu atau merasakan kondisi selaput dara yang telah robek pada Miss V.

"Suami kalau bukan dokter ya gak ngerti, ini robeknya full 100 persen amburadul atau separuh-separuh, dia ga akan tahu, kan yang penting buat dia enak aja," lanjutnya.

Begitu juga saat berhubungan intim, robeknya selaput dara pertama kali saat berhubungan intim juga tidak harus ditandai dengan keluarnya bercak darah.

Pasalnya, ada selaput dara yang masih perawan juga tidak mengeluarkan darah karena pada saat berhubungan tidak sampai menyentuh pembuluh darah pada area miss V.

"Berdarah juga tidak selalu orang yang masih perawan itu berdarah, tergantung robekannya, kalau robekannya pada titik yang mengandung pembuluh darah, maka biasanya tidak akan berdarah padahal dia masih perawan," pungkas dr Boyke.

(Serambinews.com/Firdha Ustin)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved