Perang Gaz

12 Tentara Teroris Israel Tewas dan Terluka dalam Penyergapan di Jabalia, Gaza Utara

Dalam perkembangan terkait, hari ini, militer Israel mengakui pembunuhan seorang perwira dari Batalyon Goyang di Brigade Givati, yang meninggal karena

Editor: Ansari Hasyim
khaberni/HO
Seorang tentara Israel terbunuh dalam kontrontasi dengan kelompok Hizbullah Lebanon. 

SERAMBINEWS.COM - Faksi Perlawanan Palestina pada  Jumat melanjutkan operasi mereka melawan pasukan teroris Israel di berbagai medan perang di Gaza.

Brigade al-Qassam, sayap bersenjata Hamas, melaksanakan operasi kompleks di lingkungan al-Kasayeb di Jabalia, Gaza utara. 

Menurut sebuah pernyataan, pejuang al-Qassam menargetkan pengangkut personel lapis baja Israel dengan RPG anti-tank Yassin-105 dan menyerang sebuah rumah yang melindungi 12 tentara Israel dengan rudal TBG, yang mengakibatkan korban jiwa di antara para prajurit.

Baca juga: Intelijen Israel Sebut Serangan Iran akan Segera Terjadi dari Wilayah Irak

Dalam kelanjutan operasi ini, al-Qassam melaporkan bahwa para pejuangnya menggunakan alat berdaya ledak tinggi untuk menargetkan tank Merkava ketika tiga tentara Israel berusaha melarikan diri ke arahnya. 

Sayap militer juga merilis rekaman yang menunjukkan salah satu pejuangnya memukul pengangkut personel lapis baja Achzarit Israel di timur Jabalia dengan RPG al-Yassin 105.

Bersamaan dengan itu, Brigade al-Quds, sayap militer gerakan Jihad Islam Palestina (PIJ), meluncurkan salvo roket 107mm ke posisi komando dan kontrol Israel di sekitar stasiun Abu Jarad, sebelah timur Rafah di Gaza selatan.

Brigade Martir al-Aqsa’ juga membagikan rekaman para pejuangnya yang menargetkan markas komando Israel di Juhr al-Dik dengan roket jarak pendek 107mm.

Dalam perkembangan terkait, hari ini, militer Israel mengakui pembunuhan seorang perwira dari Batalyon Goyang di Brigade Givati, yang meninggal karena luka-luka yang dideritanya dalam ledakan di Rafah lebih dari sebulan yang lalu. 

Perwira tersebut terluka parah dalam insiden 17 September yang juga menyebabkan empat tentara lainnya terluka.

Selain itu, hanya beberapa hari sebelumnya, seorang juru bicara militer Israel mengkonfirmasi pembunuhan baru-baru ini terhadap seorang perwira dan tiga tentara, serta cedera parah perwira lain selama pertempuran yang sedang berlangsung di Jabalia, Gaza utara.

Meningkatnya kerugian Israel

Brigade Al-Qassam pada Kamis menghancurkan sebuah pengangkut personel lapis baja Israel dengan peluru anti-tank di sebelah barat markas pertahanan sipil Jabalia. Mereka juga melaporkan penghancuran tank Merkava Israel dengan dua perangkat berdaya ledak tinggi di dekat Jabalia.

Al-Qassam sebelumnya mengumumkan penghancuran empat tank Merkava, sebuah pengangkut personel lapis baja, dan dua buldoser militer Israel (D9) di Beit Lahia pada hari Rabu.

Sekembalinya dari garis depan, para pejuang al-Qassam mengonfirmasi menargetkan Markava ketiga dengan cangkang al-Yassin 105 di area proyek Beit Lahia juga.

Selain itu, Brigade al-Quds Jihad Islam Palestina mengaku bertanggung jawab atas penghancuran kendaraan lapis baja Israel dengan meledakkan alat peledak Thaqib yang sudah ditanam sebelumnya di daerah al-Atatra di Gaza utara.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved