Kajian Islam
Buya Yahya Ingatkan Tetap Jaga Aib Masa Lalu dari Pasangan Demi Keharmonisan Rumah Tangga
Lantas bagaimana jika pasangan mengetahui aib kita lewat sang mantan padahal kita sudah berusaha maksimal untuk menutupinya?
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Mursal Ismail
Buya Yahya mengatakan Allah telah menutupi aib seseorang dan jika mereka berkomitmen untuk tidak membuka aib tersebut, maka Allah akan menjaga kerahasiaannya dari orang lain, termasuk pasangan.
SERAMBINEWS.COM - Dai kondang Tanah Air, Buya Yahya, menekankan bahwa aib masa lalu, khususnya yang berkaitan dengan perbuatan zina, sebaiknya tidak diceritakan kepada pasangan.
Buya Yahya mengatakan Allah telah menutupi aib seseorang dan jika mereka berkomitmen untuk tidak membuka aib tersebut, maka Allah akan menjaga kerahasiaannya dari orang lain, termasuk pasangan.
Membuka aib masa lalu hanya akan memperbesar kemungkinan konflik dan merusak hubungan pernikahan.
Dalam pandangan Buya Yahya, seorang istri atau suami yang menceritakan aib zina masa lalunya kepada pasangan dapat menghadapi konsekuensi emosional yang serius.
Meskipun pasangan mungkin menunjukkan sikap penerimaan pada awalnya, pengetahuan ini dapat menimbulkan luka mendalam yang sulit disembuhkan, bahkan dapat mengakibatkan perpisahan.
Oleh sebab itu, menjaga aib adalah tindakan bijaksana untuk memelihara keharmonisan rumah tangga dan menjaga hubungan tetap kuat dan saling percaya.
Baca juga: Buya Yahya Sebut Perselingkuhan Tindakan Terhina, Pezina Sudah Nikah Harus Dirajam Hingga Mati
Buya Yahya menyampaikan hal ini di kanal YouTube Al-Bahjah TV yang dikutip Serambinews.com, baru-baru ini.
Berikut penjelasan Buya Yahya terkait aib masa lalu, perlukan diberitahu kepada pasangan?
Jika Anda mempunyai masa lalu yang buruk, misalnya dulu sebelum menikah Anda pernah berzina, sebaiknya aib ini tidak perlu diceritakan kepada pasangan.
Buya Yahya menegaskan bahwa ada satu perkara yang tidak perlu diceritakan oleh istri kepada suaminya, begitu pula sebaliknya.
Adapun hal tersebut adalah soal aib zina atau masa lalu pasangan.
Aib tersebut tidak boleh dibongkar kepada siapa pun, tak terkecuali pada suami atau istri.
Baca juga: Hukum Berdakwah Pakai Uang Anak Yatim, Buya Yahya Peringatkan Hal Ini
| Menemukan Uang di Jalan, Langsung Ambil atau Sedekahkan? Ini Jawaban Buya Yahya |
|
|---|
| Kloter Pertama Tiba, Haruskah Pulang Haji Dipanggil Pak Haji dan Bu Hajjah? Ini Kata Buya Yahya |
|
|---|
| Suami Berutang kepada Istri yang Meninggal, Apakah Otomatis Lunas? Buya Yahya Beri Penjelasan |
|
|---|
| Dapat Daging Kurban Banyak saat Idul Adha, Bolehkah Dijual? Buya Yahya Beri Penjelasan |
|
|---|
| Bolehkah Pasutri Berhubungan di Hari Tasyrik? Buya Yahya Tegaskan Hukumnya, Banyak yang Salah Paham |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Buya-Yahya-menjelaskan-soal-hukum-menoleh-saat-shalat.jpg)