Berita Aceh Selatan

Harga Sarang Burung Walet Goa Terjun Bebas, Ini Harapan Pengusaha Asal Aceh Selatan Kepada Presiden

Diungkapkannya, saat ini harga sarang burung walet goa berkisar antaran Rp 400.000 - Rp 500.000/Kg dari harga sebelumnya Rp 5.000.000 -Rp 6.000.000/Kg

Penulis: Taufik Zass | Editor: Amirullah
ist
Sejak tahun 2019 sampai 2024, harga sarang burung walet goal di laporkan terjun bebas. Kondisi ini sangat mengancam keberlanjutan usaha para pengusaha sarang burung walet lokal yang ada di daerah - daerah. 

Laporan Taufik Zass | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, BLANGPIDIE - Sejak tahun 2019 sampai 2024, harga sarang burung walet goal di laporkan terjun bebas. Kondisi ini sangat mengancam keberlanjutan usaha para pengusaha sarang burung walet lokal yang ada di daerah - daerah. 

"Karenanya, kami meminta kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto melalui Kementerian terkait untuk segera mencari solusi terkait anjloknya harga sarang burung walet Goa ini," harap H Buyung M, salah seorang pengusaha sarang burung walet di Kotafajar, Kecamatan Kluet Utara, Kabupaten Aceh Selatan, Selasa (05/11/2024).

Diungkapkannya, saat ini harga sarang burung walet goa berkisar antaran Rp 400.000 - Rp 500.000/Kg dari harga sebelumnya Rp 5.000.000 - Rp 6.000.000/Kg.

"Kondisi ini tentu sangat merugikan kami pengusaha sarang burung walet, karenanya kami memohon kepada Bapak Presiden agar memerintahkan Kementerian terkait untuk segera mencari solusi terhadap kendala yang kami hadapi ini," ungkap H Buyung M. 

Baca juga: Inilah Deretan Waktu Tidur yang Tidak Dianjurkan dalam Islam, Buya Yahya : Berdampak pada Rezeki 

Pengusaha yang berpenampilan parlente ini mengaku, anjloknya harga sarang burung walet goa tersebut akibat adanya larangan ekspor dari Pemerintah Pusat.

"Harga Rp 400.000 - Rp 500.000 ini sama hanya dengan harga pada tahun 1995. Dimana harga emas waktu itu masih berkisar ratusan ribu/mayam," ungkapnya. 

Karenanya, ia bersama sejumlah pengusaha sarang burung walet goa lainnya berharap perhatian Presiden dan Menteri Perdagangan RI untuk membuka kembali kran ekspor sarang burung walet ke luar Negeri.

"Biaya yang dikeluarkan tidak sepadan dengan harga jual, karenanya kami sangat berharap perhatian Pemerintah Pusat. Karena sarang burung walet ini merupakan kebutuhan ekspor, jika ekspor ditutup tentu berdampak pada anjloknya harga jual," pungkas H Buyung.(*)

Baca juga: Malaysia Siapkan Skenario Pengusiran Israel dari PBB, Anwar Ibrahim: Harus Ditegakkan Segera

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved