Video

VIDEO Netanyahu Pecat Menhan Yoav Gallant! Internal Israel Ribut, Potensi Dimusuhi AS Mencuat

Di sisi lain, Amerika Serikat mulai memberikan peringatan terkait keputusan pemecatan Yoav Gallant.

Editor: Teuku Fauzan

SERAMBINEWS.COM - Situasi kian mencekam di Tel Aviv seusai Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, memecat Menteri Pertahanan, Yoav Gallant.

Ribuan warga turun ke jalan untuk melakukan unjuk rasa besar-besaran, bahkan memblokir jalanan protokol di ibu kota Israel.

Tak hanya itu, rumah keluarga Netanyahu dilaporkan turut dikepung massa.

Dikutip dari Almayadeen Net, demo besar-besaran tersebut terjadi pada Selasa (5/11) malam.

Diperkirakan, lebih dari 2.000 pemukim turun ke jalan sebagai bentuk kemarahan mereka terhadap pemecatan Gallant.

Para demonstran juga membakar ban hingga menyalakan api unggun di tengah jalan.

Polisi pun tampak kewalahan mengatasi pengunjuk rasa hingga terjadi bentrok sengit.

Pihak kepolisian kemudian terpaksa menggunakan air sigung (air seni hewan) yang berbau busuk untuk membubarkan pengunjuk rasa.

Adapun alasan pemecatan Menhan Yoav Gallant, lantaran Netanyahu merasa kehilangan kepercayaan terkait pengelolaan perang Israel di Gaza dan Lebanon.

Baca juga: VIDEO Warga Mesir Ngamuk hingga Demo Pemerintah! Tak Terima Kapal Israel Lewati Terusan Suez

Selain itu, Netanyahu mengaku perbedaan visi dan misi antara dirinya dengan Gallant semakin melebar.

Di sisi lain, Amerika Serikat mulai memberikan peringatan terkait keputusan pemecatan Yoav Gallant.

Beredar kabar bahwa hubungan AS-Israel pun menegang akibat pemecatan itu.

Dikutip dari Tribunnews.com, Rabu (6/11/2024), AS tak segan-segan memutus hubungan dengan Israel imbas pemecatan Yoav Gallant.

Hal itu disampaikan oleh pengamat Israel, Andrew Roth kepada Guardian.

Ia mengatakan Yoav Gallant merupakan mitra dekat dengan AS.

Terlebih pemecatan Yoav Gallant terjadi di momen krusial Washington.(*)

Host: Dara Nazila

Baca juga: VIDEO Rudal & Roket Hizbullah Hujani Israel, Picu Guncangan Setara Gempa Bumi di Wilayah Pendudukan

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved