Kesehatan

dr Tirta Tidak Menganjurkan Makan Sayur dengan Cara Ditumis

Sayur merupakan sajian yang paling banyak diminati karena rasanya yang enak, sayur kerap disajikan melalui proses tumis atau direbus

Editor: Firdha Ustin
lifestyle.kompas.com
ilustrasi sayur-sayuran warna-warni. 

Lanjut dr Tirta, sekalipun orang yang hidup sehat namun ketika pola makannya salah, hal itu juga tidak bagus pada tubuh. Salah satu yang melancarkan pencernaan pada tubuh kita ialah” serat”.

dr Tirta mengatakan, tubuh manusia dewasa pada pria normal di bawah usia 50 tahun berdasarkan anjuran WHO yaitu diangka 30,8 gram perhari untuk serat, sedangkan wanita dibawah 50 tahun yaitu 28 gram perhari.

Begitu pula dengan asupan buah-buahan, dr Tirta tidak menganjurkan buah dijus karean dapat mengurangi kandungan nutrisi serat pada sayur tersebut.

Beberapa contoh sayur yang tinggi serat dan bagus untuk kesehatan, diungkap dr Tirta yaitu, tomat, brokoli dan kangkung. 

Meski sayur memiliki manfaat yang banyak untuk tubuh termasuk menjaga organ pencernaan dan mencegah dari resitesnsi insulin, namun dr Tirta juga tidak menganjurkan mengonsumsi sayur secara berlebihan. Artinya, konsumsi makanan seimbang antara protein dan serat.

"Makan sayur berlebihan juga tidak bagus dikarenakan pencernaan menjadi lunak, jadi kita harus makan gizi yang seimbang antara protein dan serat. Mulai lah stok sayur, daging dan buah buahan, ketika kamu ingin bergizi dan seimbang. Berhenti memakan gorengan jika kamu ingin gizi yang seimbang," pungkasnya.

(Serambinews.com/Moh Syalrizki Ramadhan, Mahasiswa Magang Universitas Samudra Langsa)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved