Berita Pidie

Sungai Krueng Baro Meluap, Warga Kota Sigli Panik

Dijelaskan juga, meski genangan air tidak mencapai 30 hingga 40 cm. Namun, ganasnya aliran membuat warga menjadi panik.

Penulis: Idris Ismail | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ IDRIS ISMAIL
Warga Gampong Keramat Luar, Kecamatan Kota Sigli, Pidie melewati genangan air pada ruas jalan pasca luapan sungai Krueng Baro, Selasa (10/12/2024) malam. 

Dijelaskan juga, meski genangan air tidak mencapai 30 hingga 40 cm. Namun, ganasnya aliran membuat warga menjadi panik.

Laporan Idris Ismail I Pidie 

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Sungai Krueng Baro Hilir, Kramat Kota Luar Kota, Sigli, Pidie sejak Selasa (10/12/2024) petang sekira pukul 17.40 WIB meluap hingga malam hari.

Peristiwa ini menyebabkan warga di pusat ibu kota penghasil emping melinjo itu menjadi panik.

Meluapnya sungai dengan nama pos WS Aceh Meureuedu dengan koordinat 05 23 '0030" LU 95 57'32,18"BT pada Elevasi 7 M DPAL itu pasca hujan deras sejak Senin (9/12/2024) dini hari mengguyur secara deras. 

Terutama di wilayah perbukitan atau pedalaman.

Seperti wilayah Kecamatan Tangse, Mane, dan Geumpang.

Akibatnya, hujan deras tersebut menyebabkan longsor di sejumlah titik di Geuni, Tangse dan beberapa wilayah lainnya.

"Sehingga menyebabkan debit air sungai dengan ketinggian melewati batas beton penyangga tebing sungai, sehingga air menjadi meluap dan menggenangi pemukiman warga hingga malam hari,"sebut HM Yusuf (59) warga Kota Sigli, Pidie kepada Serambinews.com, Rabu (10/12/2024).

Baca juga: BMKG Ingatkan 10 Daerah di Aceh Agar Waspadai Potensi Banjir dan Tanah Longsor

Dijelaskan juga, meski genangan air tidak mencapai 30 hingga 40 cm.

Namun, ganasnya aliran membuat warga menjadi panik.

Hal ini tidak terlepas akibat beberapa kali peristiwa serupa, terutama pada banjir Pidie 2023 lalu.

Menyebabkan rasa was-was dan cemas, sehingga kepanikan pun tak terhindarkan.

Kendati demikian, rasa cemas itu terobati setelah beberapa jam gerusan air sungai surut, persisnya pada pukul 21.45 WIB.

"Beruntung, saat air meninggi kondisi air pasang laut tidak terjadi. sehingga menyelamatkan pemukiman warga, tidak tergenang secara parah," ujarnya. (*)

Baca juga: Tangani Banjir di Pidie, Letkol Inf Andi Irsan Kerahkan Prajurit Bantu Normalisasi Krueng Teukah

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved