Berita Banda Aceh

Kemenag Aceh Targetkan Tanami 20 Ribu Pohon Produktif di Lahan Wakaf

Penanaman seribu pohon di Bener Meriah ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Amal Bakti (HAB) ke-73 Kemenag yang akan diperingati...

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Nurul Hayati
For serambinews.com
Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Aceh menargetkan 20 ribu pohon produktif selesai ditanam di tanah wakaf pada tahun 2024 ini. 

Azhari berharap, program penanaman pohon produktif di lahan wakaf ini terus berlanjut.

"Kalau 20 ribu batang setahun, maka 5 tahun menjadi 100 ribu. Insya Allah seluruh tanah wakaf yang ada di Aceh semuanya sudah ditanami pohon dan produktif," imbuhnya.

Pemberdayaan tanah wakaf menjadi salah satu fokus Kemenag Aceh, sehingga tanah-tanah wakaf tidak terbengkalai.

Lahan-lahan kosong bisa produktif dan menghasilkan, dan hasilnya bisa dimanfaatkan untuk pemberdayaan ekonomi dan kemaslahatan umat.

Oleh karenanya, penanaman pohon disesuaiikan dengan kondisi daerah.

"Kalau di sini (Bener Meriah) berarti alpukat, kopi, jeruk. Di Sabang ditanam kelapa dan cengkeh, dan sebagainya," ucap Azhari.

Program ini sudah berjalan di beberapa daerah, seperti halnya, Kemenag Aceh Singkil yang telah menanam 1.100 batang sawit di lahan wakaf di Gampong Sebatang.

Kemudian, Aceh Tengah telah menanam 2 ribu batang kopi di Kala Wih Ilang. Di Bireuen ditanam 2 ribu rambutan, mangga, dan kelapa.

"Di Aceh Tenggara, mangga. Turun saya ke kampung saya, Aceh Timur ditanami kelapa. Pidie Jaya kelapa, Pidie lain lagi," katanya.

Baca juga: Jajaran Kankemenag Bireuen Kembali Tanam Pohon di Tanah Wakaf Gandapura Bireuen

Ia menuturkan, dari 23 kabupaten dan kota di Aceh, beberapa Kankemenag telah menjalankan program ini.

Di pesisir utara tinggal Langsa, Aceh Tamiang, rencananya sepekan lagi selesai.  

Lalu di pantai barat-selatan tersisa Aceh Jaya, Aceh Barat dan Simeulue.

"Ini Simeulue kemungkinan di beberapa hari ini enggak selesai. Tapi nanti insya Allah walaupun sudah lewat waktu HAB, kita akan agendakan,"ujar Azhari.(*)

Baca juga: Aceh Peringkat Kelima Terbanyak Tanah Wakaf di Indonesia, Ketua BWI Aceh: Tugas Kita Selamatkan Aset


 
 
 


 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved