Breaking News
Senin, 4 Mei 2026

Kesehatan

Ini Bahaya Plastik pada Bungkus Makanan dan Solusi Aman dari dr Zaidul Akbar

Ahli kesehatan sekaligus pendakwah dr Zaidul Akbar menyoroti bahaya pada penggunaan plastik untuk membungkus makanan. 

Tayang:
Penulis: Firdha Ustin | Editor: Mursal Ismail
Tangkapan layar kanal YouTube dr. Zaidul Akbar Official
Pakar obat herbal, dr Zaidul Akbar menyoroti bahaya penggunaan plastik untuk membungkus makanan, terutama makanan panas seperti gorengan atau kopi panas dalam paper cup. 

SERAMBINEWS.COM - Pakar obat herbal, dr Zaidul Akbar menyoroti bahaya penggunaan plastik untuk membungkus makanan, terutama makanan panas seperti gorengan atau kopi panas dalam paper cup.

Paparan plastik, bahkan yang berlabel food grade, dapat melepaskan zat berbahaya yang memicu pertumbuhan sel kanker.

Kertas nasi yang sering digunakan juga tidak sepenuhnya aman, karena lapisan plastik di dalamnya bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

Sebagai solusi, dr. Zaidul Akbar menyarankan membawa wadah sendiri seperti rantang atau tumbler untuk menghindari kontak makanan dengan plastik.

Selain itu, memilih kopi dingin dibanding kopi panas dalam kemasan kertas bisa membantu mengurangi risiko paparan mikroplastik.

Pola hidup yang lebih sadar dan hati-hati terhadap penggunaan plastik dapat membantu melindungi tubuh dari dampak buruk jangka panjang.

Baca juga: Dokter Zaidul Akbar Ingatkan Jangan Buang Kulit Jeruk, Olah Begini Agar Jadi Minuman Sehat

Menurut dr Zaidul Akbar, bahaya plastik tersebut sering diabaikan padahal bahayanya bisa memicu sel sel kanker

Bahaya plastik terhadap makanan disampaikan oleh dr Zaidul Akbar melalui kanal Youtube dr Zaidul Akbar Official, dikutip Serambinews.com, Senin (16/12/2024).

dr Zaidul Akbar
dr Zaidul Akbar (YouTube dr Zaidul Akbar Official)

dr Zaidul Akbar mengatakan, ada banyak sekali makanan yang dibungkus dengan plastik, contohnya adalah gorengan.

Ketika anda membeli gorengan, kerap kali makanan tersebut dibungkus dengan plastik, kondisi ini semakin berbahaya bagi tubuh jika gorengan tersebut dimasukkan ke dalam plastik saat makanan bersuhu panas. 

"Belum lagi bicara minyaknya, yang bahaya juga plastiknya, apalagi lagi panas-panas gitu kan di masukkan ke dalam plastik," kata dr Zaidul Akbar

Selain itu, dr Zaidul Akbar juga menyoroti bungkus makanan atau biasa disebut sebagai kertas nasi, umumnya bungkusan ini berwarna coklat.

Baca juga: Dokter Zaidul Akbar Ingatkan Jangan Buang Kulit Jeruk, Olah Begini Agar Jadi Minuman Sehat

Kertas nasi kerap digunakan saat membungkus nasi beserta lauk di rumah makan. Beberapa penjual melapisinya dengan daun pisang, namun banyak juga yang tidak.

"Ada lagi kertas makanan yang wrna cokelat, beberapa ada pakai pelapis daun pisang, beberapa enggak, itu bagian tengahnya kan plastik, plastik loh itu," tegasnya.

Menurut dr Zaidul Akbar, bahaya penggunaan plastik pada bungkus makanan justru tidak baik untuk tubuh bahkan dapat memicu tumbuhnya sel kanker

"Jadi wajar zaman sekarang orang itu atau mungkin manusia-manusia zaman sekarang itu kankernya apa segala macam tu berlimpah ruah wajar banget. Kenapa bahasa 'wajarnya'? Karena plastik tadi," imbuhnya. 

Lanjut dr Zaidul Akbar, sekalipun tertera food grade pada bungkus makanan, itu tidak menjamin bahwa plastik pada bungkus makanan aman untuk tubuh.

Baca juga: Kisah Sukses Turunkan Berat Badan 20 Kg, Resep Diet Sehat Ala dr Zaidul Akbar

Sebagai informasi, food grade merujuk pada bahan atau produk yang aman digunakan dalam konteks makanan dan minuman. 

dr Zaidul Akbar pun mencontohkan, apabila dirinya ingin membeli sesuatu, seperti kuah makanan dan lainnya, ia rela membawa rantang daripada harus menggunakan plastik sebagai wadah untuk membungkusnya. 

"Maka saya kadang kalau pas lagi ingin makan sesuatu yang berkuah, saya rela meribetkan diri saya untuk bawa rantang, daripada pakai plastik, even itu dia bilang food grade, enggak percaya saya, daripada terinstal sel-sel kanker," tambahnya. 

Penggunaan plastik pada cangkir kopi juga mendapat sorotan, kerap kali kopi panas dimasukkan ke dalam paper cup coffe, paper cup atau gelas kertas adalah kemasan minuman dengan bentuk gelas dengan bahan kertas food grade berlaminasi. 

Dalam hal ini, dr Zaidul Akbar kembali mengingatkan kepada masyarakat yang suka minum kopi menggunakan paper cup coffe agar sebaiknya dikurangi agar ke depan tidak tumbuh sel kanker

Sebagai solusi, apabila anda ingin membeli kopi, sebaiknya anda membawa tumblr atau minum kopi dingin saja agar lebih aman dari lelehan atau mikroplastik. 

Baca juga: Dokter Zaidul Akbar Bagikan Tips Alami Meningkatkan Testosteron Bagi Pria Hingga Tubuh Bugar

dr Zaidul Akbar Larang Bungkus Bakso Panas Pakai Plastik, Ini Dampaknya

Ada banyak hal di lingkungan kita yang bisa mengundang penyakit tanpa kita sadari, salah satunya adalah bungkus makanan yang terbuat dari plastik

Plastik kerap digunakan sebagai bungkus makanan, terutama makanan bakso, biasanya plastik dijadikan sebagai bungkusan kuah panas.

 dr Zaidul Akbar kemudian menyoroti fakta bahwa plastik yang terpapar panas dapat memicu penyakit kanker.

Bakso merupakan makanan favorit banyak orang, untuk menikmatinya orang-orang mungkin membelinya untuk dibawa pulang, tak jarang penjual membungkusnya dengan menggunakan kantong plastik.

Bakso panas ini dibungkus mengunakan plastik dengan alasan kepraktisan. Tak jarang, makanan tersebut dimasukkan ke plastik panas-panas.

Kebiasaan ini sudah berjalan terus menerus di masyarakat, namun tahukah kamu bahwa kebiasaan membungkus makanan panas dengan plastik ternyata tidak dianjurkan oleh ahli kesehatan sekaligus pendakwah, dr Zaidul Akbar.

Dalam sebuah ceramahnya, dokter yang kerap menyuarakan pengobatan berbasis bahan herbal ini tidak menganjurkan membungkus bakso panas menggunakan plastik.

 Menurut dr Zaidul Akbar, kebiasaan membungkus kuah bakso panas ke dalam plastik dapat memicu kanker pada tubuh seseorang. 

Meski sebenarnya ada banyak sekali faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terserang kanker, kendati demikian, kebiasaan membungkus makanan panas dengan plastik memang dapat meningkatkan risiko, terutama jika dilakukan terus-menerus dalam jangka panjang.

"Mungkin pernah beli bakso, dibungkus pakai plastik dibawa pulang ke rumah dalam keadaan panas, masuklah kuah itu, saya gak berani makan karea iti bisa memicu kanker," kata dr Zaidul Akbar saat membahas soal konsumsi makanan yang mengandung logam berat hingga memicu kanker

Lebih lanjut, dr Zaidul Akbar kemudian memberikan solusi.

Jika anda ingin membeli bakso dan membanya pulang ke rumah, sebaiknya membawa rantang dengan bahan stainless stell dan sejenisnya, bukan dibungkus plastik.

"Jadi kalau anda pengen tetap makan bakso, caranya bawa rantang, lebih aman tapi jangan plastik pula," pungkasnya. (Serambinews.com/Firdha Ustin)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved