Berita Pidie
Diiming-iming Kerja di Malaysia, Gadis Pidie Malah Jadi Korban Rudapaksa
Gadis itu terbujuk rayuan agen, yang diiming-iming mendapat pekerjaan di Negara Malaysia, dengan gaji besar.
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Nurul Hayati
Gadis itu terbujuk rayuan agen, yang diiming-iming mendapat pekerjaan di Negara Malaysia, dengan gaji besar.
Laporan Muhammad Nazar I Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Kasus perdagangan manusia telah berulang kali terjadi dengan sasaran gadis Aceh.
Namun, kasus tersebut agaknya tidak menjadi pelajaran berharga bagi wanita di Aceh.
Buktinya, kasus terbaru terjadi lagi, yang menjadi korban seorang gadis berinisial P (17) warga Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie.
Gadis itu terbujuk rayuan agen, yang diiming-iming mendapat pekerjaan di Negara Malaysia, dengan gaji besar.
Ternyata gadis P, diduga ditipu agen.
Gadis tersebut malah dijual di Malaysia kepada lelaki hidung belang.
"Gadis ABG berinisial P asal Pidie menjadi korban tindak pidana perdagangan orang di Malaysia, Selasa (24/12/ 2024). Kita akan memulangkan korban," kata Sekjen TOMPi, Muhammad Nur, kepada Serambinews.com, Rabu (25/12/2024).
Ia menjelaskan, saat di Malaysia, korban diduga dirudapaksa secara bergilir dengan diikat kaki dan tangannya di salah satu hotel di negeri jiran tersebut.
Korban dirudapaksa, diduga dilakukan lima pelaku.
Baca juga: Siswi Kelas 6 SD di Rembang Jadi Korban Perundungan dan Rudapaksa, 4 Pelaku Teman Sekolahnya
Adalah pelaku lelaki dari Negara Banglades, Cina, India, Melayu dan Jepang.
"Keterangan korban mengaku dipemerkosa, yang disampaikan langsung oleh korban dalam video yang direkam oleh salah seorang warga Aceh yang menetap di Malaysia," jelas Muhammad Nur.
Dikatakan, video tersebut telah beredar luas di media sosial, melalui kanal WhatsApp.
Untuk itu, Sekjen TOMPi, meminta Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Kelurga Berencana (DP2PAKB) Pidie, agar memonitoring kasus tersebut.
| Istri Tgk Anwar Dimakamkan di Dekat Pusara Ibunda, Dihadiri Ratusan Warga dan Tokoh Masyarakat |
|
|---|
| ASN dan Forkopimcam Peukan Baro Bantu Korban Rumah Terbakar |
|
|---|
| Jembatan Aramco di Buloh Reubee Pidie Diresmikan, Perlancar Akses Pertanian Warga |
|
|---|
| Rumah Imam Meunasah di Pidie Terbakar Saat Pemilik ke Bener Meriah, 1 Ton Gabah Hangus |
|
|---|
| 4 Kali Banjir Terjang 18 Desa |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Korban-perdagangan-manusia-seorang-gadis-berinisil-P-17-asal-Kabupaten-Pidie.jpg)