Berita Pidie
Diiming-iming Kerja di Malaysia, Gadis Pidie Malah Jadi Korban Rudapaksa
Gadis itu terbujuk rayuan agen, yang diiming-iming mendapat pekerjaan di Negara Malaysia, dengan gaji besar.
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Nurul Hayati
Monitoring dilakukan DP2PAKB Pidie, dengan mendatangi keluarganya di Kabupaten Pidie, guna dilakukan proses investigasi tahap awal.
Dikatakan, kasus perdagangan manusia itu, sebagai bentuk kejahatan kemanusiaan yang paling keji, dengan sasarannya anak- anak perempuan.
Korban yang disasar agen, wanita dengan stratifikasi sosialnya yang lemah dan memiliki masalah dalam rumah tangga atau memiliki keterbelakangan mental.
"Wanita tersebut mudah sekali untuk dikelabuinya dengan iming- imingan kerja palsu di Malaysia," ujarnya.
Baca juga: Modus Lakukan Pengobatan, Dukun di Aceh Barat 18 Kali Rudapaksa Pasien hingga Hamil 6 Bulan
Pemkab melapor ke polisi
Kata Muhammad Nur, perbuatan kriminalitas itu harus diawasi Pemkab Pidie, sekaligus wajib melaporkan kepada pihak kepolisian setempat.
"Sebab, dugaan kami perdagangan wanita ke luar negeri jika diselami melibatkan banyak jaringan dengan korban, bisa saja ada korban lain di Aceh yang belum terungkap," sebutnya.
Menurutnya, kasus perdagangan anak- anak itu harus dibongkar hingga ke akar.
Agen atau pelaku harus ditetapkan sebagai tersangka, karena memiliki niat untuk menjual wanita kepada orang lain.
Pelaku nekad memalsukan dokumen korban, identitas di KTP dan KK, dari umur 17 tahun dibuat menjadi 24 tahun.
Makanya, investigasi harus dilakukan di kantor imigrasi yang berhubungan dengan pembuatan paspor korban.
"Kami berharap kepolisian Aceh, agar segera mengambil langkah- langkah preventif untuk memutuskan mata rantai kejahatan kemanusiaan ini secara terukur," pungkasnya. (*)
Baca juga: Bejat! Ayah di Aceh Tengah Rudapaksa 2 Putri Kandung hingga 2 Kali Melahirkan, Begini Nasib Bayinya
| USK Latih Warga Jurong Mesjid Pidie Olah Ikan Agar Lebih Bernilai Ekonomis |
|
|---|
| Istri Tgk Anwar Dimakamkan di Dekat Pusara Ibunda, Dihadiri Ratusan Warga dan Tokoh Masyarakat |
|
|---|
| ASN dan Forkopimcam Peukan Baro Bantu Korban Rumah Terbakar |
|
|---|
| Jembatan Aramco di Buloh Reubee Pidie Diresmikan, Perlancar Akses Pertanian Warga |
|
|---|
| Rumah Imam Meunasah di Pidie Terbakar Saat Pemilik ke Bener Meriah, 1 Ton Gabah Hangus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Korban-perdagangan-manusia-seorang-gadis-berinisil-P-17-asal-Kabupaten-Pidie.jpg)