Breaking News

Info Singkil 

Perayaan Budaya Desa Tanjung Mas Resmi Dibuka, Ini Pesan Pemkab Aceh Singkil  

Kegiatan tersebut bertujuan menguatkan komitmen Pemkab setempat, pegiat budaya dan masyarakat Tanjung Mas dalam melestarikan kebudayaan Singkil.

Penulis: Dede Rosadi | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com:
Pemukulan canang kayu sebagai tanda dibukanya perayaan budaya ke-4 Desa Budaya Tanjung Mas, Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil, Jumat (27/12/2024) 

Kegiatan tersebut bertujuan menguatkan komitmen Pemkab setempat, pegiat budaya dan masyarakat Tanjung Mas dalam melestarikan kebudayaan Singkil.

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil 

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Perayaan Budaya ke-4 Desa Budaya Tanjung Mas, Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil, resmi dibuka, Jumat (27/12/2024).

Kegiatan tersebut bertujuan menguatkan komitmen Pemkab setempat, pegiat budaya dan masyarakat Tanjung Mas dalam melestarikan kebudayaan Singkil.

Plt Sekda Aceh Singkil, Edi Widodo saat buka  acara berpesan agar kegiatan tersebut  benar-benar dapat melestarikan budaya. 

Ia juga menyebutkan Perayaan Budaya Desa Budaya Tanjung Mas, dapat menjadi miniatur Pekan Kebudayaan Aceh (PKA). 

Akan tetapi kondisi fiskal daerahnya belum memungkinkan. 

"Kami berharap besar untuk pelestarian kebudayaan ini terus kita sama-samai melestarikannya," kata Edi Widodo.

Baca juga: Menparekraf Nilai Bertabur Bintang Manifestasi Kebangkitan Seni dan Budaya Aceh

Sebelumnya Pendamping Budaya Tanjung Mas, Akla Lembong, mengajak semua pihak melestarikan budaya dan objek budaya sebagai bukti menghargai warisan leluhur.

Sementara pegiat budaya Aceh Singkil, Wanhar Lingga, menyatakan, Desa Tanjung Mas, pernah meraih prestasi sebagai desa budaya terbaik tingkat nasional dari Kemendikbudristek tahun 2022.

Prestasi diraih dalam hal melestarikan dan mengembangkan unsur budaya Singkil.

Sedangkan Kepala Kampong Tanjung Mas, Sabirin Malau, menyatakan desanya merupakan satu-satunya desa di Aceh Singkil yang sudah empat tahun berturut-turut menggelar perayaan budaya.

Sabirin juga sampaikan kebanggaannya lantaran prestasi yang diraih desanya mengharumkan nama Aceh Singkil, di tingkat nasional.

Terkait hal itu, dirinya menyesalkan bila ada pihak yang tidak senang dengan pemajuan dan pelestarian kebudayaan di desanya.

Baca juga: VIDEO Lolos dari Maut, Bos WHO Dinyatakan Selamat usai Pesawatnya di Yaman Dibombardir Israel

"Bahwa seluruh uang yang kami terima, setelah kegiatan selesai akan kami pertanggungjwabkan sesuai dengan apa yang ada pada kegiatan ini," kata Sabirin.

Pada bagian lain Sabirin mendukung, wacana melahirkan desa budaya baru yang diinisiasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Singkil.

Perayaan Budaya diisi dengan lomba mengayuh bungki (dayung perahu), tari dampeng, lomba menganggun anak, zikir maulid dan lomba imam shalat subuh

Acara juga diisi dengan eksibisi kesenian dan kebudayaan Singkil, atraksi gegunungan, kenduri mbelen (makan adat), ziarah makam orang tua Syekh Abdurrauf As Singkily, yakni Syekh Ali Fansuri.

Peserta lomba dalam perayaan budaya masyarakat Aceh Singkil dan Pemko Subulussalam. (*)

Baca juga: Perayaan Budaya Tanjung Mas di Aceh Singkil, Omzet Pedagang Capai Puluhan Juta

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved