Perang Gaza
Memasuki 450 Hari Perang, Pejuang Palestina Tembakkan 5 Roket ke Israel
Front Dalam Negeri Israel sebelumnya mengatakan bahwa sirene berbunyi di Sderot, Nir Am, dan kota-kota lain di sekitar Jalur Gaza.
Juma al-Batran, bayi berusia 20 hari, meninggal karena "flu parah" sementara saudara kembarnya masih dirawat di unit perawatan intensif di rumah sakit setempat, kata Kementerian Kesehatan Gaza dalam sebuah pernyataan.
Marwan al-Hamas, kepala rumah sakit lapangan di Gaza, mengonfirmasi kematian tersebut. Ia mengatakan jumlah anak-anak yang meninggal akibat cuaca dingin yang parah dalam beberapa minggu terakhir menjadi lima.
“Tidak ada listrik. Airnya dingin, dan tidak ada gas, pemanas, atau makanan,” kata Yahya al-Batran, ayah dari bayi tersebut. “Anak-anak saya meninggal di depan mata saya, dan tidak ada yang peduli. Juma telah meninggal, dan saya khawatir saudaranya, Ali, akan menyusul.”
Yahya al-Batran mengatakan dia dan istrinya tinggal di tenda compang-camping di Deir el-Balah di Gaza tengah.(*)
| Armada Sumud Dekati Gaza, Angkatan Laut hingga Drone 3 Negara Kawal Kapal Bantuan |
|
|---|
| 20 Poin Kesepatakan Trump & Netanyahu, TNI Siap Dikerahkan ke Gaza? |
|
|---|
| Tuai Pro Kontra Internasional, Siapa Tony Blair yang Disebut Bakal Pimpin Transisi Gaza? |
|
|---|
| IDF Semakin Bar-bar, 48 Ribu Warga Gaza Terpaksa Mengungsi, Israel Buka Rute Baru Selama 48 Jam |
|
|---|
| Ungkap 9 Langkah Hentikan Genosida di Gaza, Spanyol Embargo Senjata dan Minyak Israel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/roket-hamas-dari-jalur-gaza.jpg)