Rabu, 8 April 2026

Berita Lhokseumawe

Komunitas Tika Beut Adakan Diskusi tentang Pentingnya Persahabatan Sehat di Kalangan Mahasiswa

Diskusi ini berlangsung di halaman Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Lhokseumawe, Kamis (2/1/2025).

Penulis: Jafaruddin | Editor: Mursal Ismail
Dok Panitia     
Komunitas Tika Beut menggelar diskusi di halaman Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Lhokseumawe, Kamis (2/1/2025). 

Diskusi ini berlangsung di halaman Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Lhokseumawe, Kamis (2/1/2025).

Laporan Jafaruddin I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Komunitas Tika Beut menggelar diskusi bertema “Sahabat Sejati, Refleksi Diri: Merawat Pergaulan dalam Berteman Bebas Toxic” .

Diskusi ini berlangsung di halaman Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD) IAIN Lhokseumawe, Kamis (2/1/2025).

Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang pentingnya menjalin persahabatan yang sehat di kalangan mahasiswa.

Seminar ini menghadirkan pemateri Daniel Khumaidy, yang juga dikenal sebagai Agam Persahabatan Provinsi Aceh 2024.

Selain itu, hadir pula Ketua Jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Dr Rizqi Wahyudi, Sekretaris Jurusan KPI Zanzibar, MSos, dan Ketua Komunitas Tika Beut, Jihan Fanyra.

Dalam sambutannya, Dr Rizqi Wahyudi, menggarisbawahi pentingnya memiliki sahabat sejati yang mampu memberikan pengaruh positif dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Peringatan HAB Kemenag Aceh Besar Diguyur Hujan, 3 Honorer Masa Bakti 8-19 Tahun Dibantu Rehab Rumah

“Persahabatan yang baik dapat menjadi penopang dalam menghadapi berbagai tantangan hidup,” ujarnya.

Mengingatkan mahasiswa untuk selalu memilih teman yang dapat mendukung perkembangan diri.

Zanzibar, Sekretaris Jurusan KPI, turut menambahkan, perlu menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan hubungan positif di kalangan mahasiswa melalui seminar ini.

“Saya harap kita dapat lebih memahami pentingnya memilih teman yang baik dan menjauhi yang beracun,” katanya.

Sebagai pemateri, Daniel Khumaidy menekankan bahwa refleksi diri adalah kunci utama untuk menjaga hubungan yang sehat.

"Kita perlu mengenali diri kita sendiri sebelum menjalin hubungan dengan orang lain.

Dengan memahami diri, kita dapat menghindari hubungan yang beracun dan membangun persahabatan yang saling mendukung," jelasnya.

Baca juga: Gadis Aceh Korban Rudapaksa dan TPPO di Malaysia dalam Proses Pemulangan, Begini Penjelasan Imigrasi

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved