Jumat, 5 Juni 2026

Jurnalisme Warga

Kenangan Berharga di Kelas FAMe

Pertemuan ini juga dapat memotivasi peserta, terutama saya, untuk melestarikan bahasa Aceh sebagai hasil karya anak bangsa.

Tayang:
Editor: mufti
IST
NURUL HUSNA, S.Pd., alumnus Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia FKIP Universitas Bina Bangsa Getsempena dan Anggota FAMe, melaporkan dari Banda Aceh 

Lakukan juga pemeriksaan peralatan yang dibutuhkan beberapa jam sebelum tampil. Tujuannya adalah agar terhindar dari semua gangguan yang ada.

“Harus ada alternatif untuk mengatasi gangguan yang datang tiba-tiba,” kata Saifuddin.

Beliau juga  menambahkan bahwa persiapan yang matang akan mampu mengurangi bahkan menghilangkan rasa grogi saat tampil.

Sebaiknya waktu berbicara tatap semua audiens dan itu dilakukan secara bergantian ke semua sisi, agar para pendengar merasa dihargai.

Komunikasi langsung harus dengan kata-kata yang mudah dipahami dan tidak bertele-tele. Miimik wajah dan gestur harus sesuai dengan hal yang diucapkan. Senyum, menyapa, serta bertanya kepada para pendengar ini harus dilakukan supaya kita tahu mereka benar-benar mendengar dan menyimak dengan baik atau tidak.

Sebagai pemateri, seseorang perlu memperhatikan penampilannya di depan cermin apa sudah sesuai dengan jenis acara yang akan dia hadiri atau tidak. Ketika ragu, jangan sungkan meminta saran dari keluarga atau orang yang dipercayai agar penampilannya bagus.

Tenaga pendidik pun harus mempelajari ilmu berbicara. Skill ini diperlukan saat mengajar, rapat, atau pelatihan yang mewajibkan seorang guru mengutarakan pendapatnya.

Dokter juga harus belajar ‘public speaking’ supaya mampu menyampaikan pesan kepada pasien dan keluarga pasien dengan kata-kata yang mudah dipahami. Setiap orang sakit membutuhkan perhatian dan hal ini dapat didengar dari suara. Selain obat, kata-kata juga dapat membuat orang lain tenang sehingga rasa sakit menjadi mendingan bahkan sembuh.

Itulah beberapa catatan yang mengesankan dan membekas di benak saya saat ikut serangkaian latihan menulis dan berbicara di kelas FAMe tahun lalu. Semoga tahun baru ini pun saya berkesempatan lagi menimba banyak ilmu bersama FAMe, hal yang terkadang tidak saya dapatkan di bangku kuliah. (nuruluni37@gmail.com)

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved