Berita Bireuen
63 Ternak di Bireuen Bergejala PMK, Ini Langkah Disnak, Peternak Diimbau Lapor ke Puskeswan
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Bireuen, drh Liza Rozana melalui Kabid Keswan, Kesmavet dan Pengolahan dan Pemasaran, Safrizal SP, menyamp
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Mursal Ismail
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Bireuen, drh Liza Rozana melalui Kabid Keswan, Kesmavet dan Pengolahan dan Pemasaran, Safrizal SP, menyampaikan hal ini, Senin (20/1/2025).
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Sejak Desember 2024 hingga awal Januari 2025, puluhan ternak di Kabupaten Bireuen, umumnya lembu terindikasi gejala klinis Penyakit Kuku dan Mulut (PMK).
Tim Dinas Peternakan Bireuen sudah mengantisipasi dengan penyuntikan vaksin mencegah PMK.
Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Bireuen, drh Liza Rozana melalui Kabid Keswan, Kesmavet dan Pengolahan dan Pemasaran, Safrizal SP, menyampaikan hal ini kepada Serambinews.com, Senin (20/1/2025).
Safrizal menyampaikan hal ini menjawab informasi berkembang bahwa sudah ada ternak di Bireuen mengalami
gejala PMK.
Safrizal mengatakan, pihaknya beberapa waktu lalu mendapat laporan dari petugas kesehatan hewan dan juga peternak bahwa sudah ada ternak mengalami gejala penyakit PMK.
Berdasarkan laporan, maka Disnak Bireuen segera turun ke lapangan untuk mengobati sekaligus pendataan.
Baca juga: Pasien Bibir Sumbing asal Bireuen Segera Dioperasi, Telpon 081360395730 Jika Ada Info Bibir Sumbing
Data hasil pendataan lapangan diakui ada 61 ternak di tiga kecamatan mengalami gejala klinis mengarah ke PMK pada Desember 2024 , yakni di Kecamatan Juli, Peusangan dan Jangka.
“Begitu mendapat laporan, Tim Disnak Bireuen bersama petugas kesehatan hewan langsung bergerak melakukan pengobatan,” ujarnya.
Selain pengobatan, petugas keswan bersama pemilik ternak akan memantau terus kondisi ternak hingga sembuh dan hingga kini tidak ada ternak yang mati.
Kemudian, awal Januari 2025, ada laporan lagi bahwa dua ternak di Kecamatan Pandrah mengalami gejala serupa dan sudah dilakukan pengobatan.
“Totalnya ada 63 ekor gejala klinis dan sudah sembuh semua,” ujarnya.
Bagi pemilik ternak katanya, langkah mencegah PMK antara lain menjaga kebersihan kandang, memantau kondisi ternak dan memberi pakan yang cukup.
Baca juga: Cegah PMK, Disnak Desinfeksi Dua Pasar Hewan di Bireuen, Klaim belum Temukan Hewan yang Terpapar
Jika ada ternak sakit mengalami gejala mengarah ke PMK atau penyakit lain, diharapkan segera melapor
ke petugas kesehatan hewan di Puskeswan daerah masing-masing.
"Cepatnya laporan akan cepat ditangani,” ujarnya.
Ditambahkan, adanya laporan ternak gelaja PMK, Disnak Bireuen mendapat bantuan vaksin dari dari provinsi Aceh dan sudah dilakukan vaksin.
Selain itu, Bireuen juga mendapatkan 200 dosis dari bantuan Kementan.
“Bantuan vaksin sudah disuntikkan untuk ternak di Kecamatan Kuala, Juli, Peusangan dan Jangka, untuk ternak yang masih sehat.
Sedangkan ternak sakit, diobati dulu, baru kemudian divaksin,” ujarnya. (*)
Faperta UNIKI Bireuen Kerja Sama dengan FKA untuk Kembangkan Kakao di Aceh |
![]() |
---|
Polda Aceh Serahkan 2 Tersangka Tramadol ke Kejari Bireuen, BB dari Jakarta Hendak Diedar di Matang |
![]() |
---|
KLHK Lakukan Penilaian Adipura dan TPA di Bireuen, Sambangi 18 Titik Ini |
![]() |
---|
Demi Beras Murah, Ratusan Warga Gandapura Rela Panas-panasan Antri Panjang |
![]() |
---|
Puluhan Lansia Rambong Payong Bireuen Kembali Belajar di Sekolah Mutiara Senja |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.