Rabu, 29 April 2026

Internasional

Trump Kembali ke Gedung Putih, Memulai Era Pergolakan Baru

Pelantikan ini akan diadakan di tengah pengamanan yang sangat ketat, mengingat potensi ancaman kekerasan politik yang meningkat, termasuk dua percobaa

Penulis: Sri Anggun Oktaviana | Editor: Muhammad Hadi

Pihak berwenang juga waspada terhadap potensi serangan dari kelompok-kelompok ekstremis, yang menunjukkan tingginya ketegangan politik saat ini.

 Beberapa insiden kekerasan politik, seperti serangan yang dilakukan oleh seorang veteran Angkatan Darat yang terinspirasi oleh ISIS, semakin memperburuk situasi.

Di tengah kemegahan pelantikan, Trump akan segera menandatangani sejumlah perintah eksekutif untuk memulai agenda kebijakannya.

Ini termasuk penguatan kebijakan imigrasi, deklarasi keadaan darurat di perbatasan AS-Meksiko, dan kemungkinan penghapusan peraturan lingkungan yang diterapkan oleh pemerintahan Biden.

Namun, banyak tindakan eksekutif yang diusulkan ini diperkirakan akan menghadapi tantangan hukum di pengadilan, yang bisa memperlambat implementasinya.

Trump juga akan menjadi presiden pertama dalam sejarah modern AS yang menduduki Gedung Putih setelah menghadapi berbagai masalah hukum, termasuk dakwaan terkait pemalsuan catatan bisnis dan upaya untuk menutup-nutupi pembayaran uang tutup mulut kepada seorang bintang film porno.

 Meski sudah divonis bersalah dalam kasus ini, Trump berhasil lolos dari hukuman karena statusnya sebagai calon presiden.

Selain itu, ia juga terbebas dari dua dakwaan federal lainnya, terkait dengan upaya membatalkan pemilu 2020 dan penyimpanan dokumen rahasia, berkat kebijakan Departemen Kehakiman yang melarang penuntutan terhadap presiden yang sedang menjabat.

Pelantikan Trump menandai dimulainya babak baru dalam sejarah politik Amerika Serikat yang penuh ketegangan, dengan berbagai kebijakan kontroversial yang akan membentuk arah negara ini dalam empat tahun mendatang.

 

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved