Update Perang Ukraina
Ukraina Tangkap Dua Jenderal dan Satu Kolonel, Dituduh Lalai dan Gagal Hadang Serangan Rusia
Para tersangka akan dibawa ke Kyiv dan didakwa dengan kelalaian dalam dinas militer di bawah darurat militer, yang mengakibatkan konsekuensi serius.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Zaenal
Perwira wajib militer yang kaya, situasi seperti di wilayah Kharkiv ketika tentara Rusia mencoba menduduki tanah kami dan maju ke Kharkiv lagi, dan kesalahan kriminal dalam manajemen brigade – semua masalah ini memerlukan penyelidikan menyeluruh dan tanggapan yang adil," kata Presiden.
Zelensky mengucapkan terima kasih kepada lembaga penegak hukum atas tindakan mereka hari ini, dengan menyatakan bahwa “sangat penting bagi masyarakat untuk merasa bahwa tidak ada status atau prestasi masa lalu yang dapat mengesampingkan aturan hukum.”
Seperti dilansir Ukrinform, pada tanggal 20 Januari 2025, Dinas Keamanan Ukraina (SSU) dan Biro Investigasi Negara (SBI) menangkap tiga perwira tinggi Ukraina yang gagal memberikan pertahanan yang memadai di wilayah Kharkiv selama serangan Rusia pada bulan Mei 2024.
Pada hari yang sama, SSU dan SBI juga menahan mantan komandan Brigade Mekanik Terpisah ke-155 Anna Kyiv dari Angkatan Bersenjata Ukraina, karena membiarkan bawahan meninggalkan jabatan mereka tanpa izin.
Untuk diketahui, pada tanggal 10 Mei 2024, para tentara Rusia berhasil menerobos pertahanan Ukraina di Oblast Kharkiv.
Peristiwa ini kemudian memicu penyelidikan SBI atas kegagalan pasukan Ukraina mengawal wilayah tersebut.
Kegagalan pasukan Ukraina itu memberi Rusia keuntungan teritorial terbesarnya dalam 18 bulan.
Tak lama setelah peristiwa itu, Jenderal Artur Horbenko, komandan Brigade Pertahanan Teritorial ke-125, mengundurkan diri dari jabatannya pada 17 Juni 2024.
Penangkapan tersebut menimbulkan pertanyaan tentang apakah ada upaya nyata untuk mencari keadilan atau langkah politik yang sedang berlangsung untuk mengalihkan kesalahan atas tantangan medan perang Ukraina, yang meliputi kekurangan pasukan dan masalah mobilisasi.
Veteran Ukraina Viktor Kovalenko mengatakan kepada Newsweek, Selasa (21/1/2025) bahwa era akuntabilitas bagi perwira militer terkait desersi di unit mereka telah dimulai.(*)
| VIDEO Taktik Gerilya Hizbullah Timbulkan Kerugian Besar Bagi Tentara Israel |
|
|---|
| Meuseraya Toet Lemang HUT Ke-24 Abdya Sukses, Safaruddin Apresiasi Seluruh Pihak |
|
|---|
| Sambangi Pasutri Miskin Tercatat Desil 8, Ketua PDI Perjuangan Aceh Utara: Perlu Validasi Ulang Data |
|
|---|
| VIDEO Momen Pernikahan Massal di Gaza, 300 Pasangan Nikah |
|
|---|
| Meuseraya Toet Lemang HUT Ke-24 Abdya Berdampak Besar Bagi Pedagang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Ukraina-Tangkap-Dua-Jenderal.jpg)