Respons Fedi Nuril Saat Disebut Aktor dengan Bayaran Termahal: Sesuai Kualitas
Menjawab ucapan Irfan Hakim, Fedi berucap semua yang didapatnya sesuai dengan kualitas yang dia berikan. "Ya enggak rendah lah. Sesuai kualitas,"
Menjawab ucapan Irfan Hakim, Fedi berucap semua yang didapatnya sesuai dengan kualitas yang dia berikan. "Ya enggak rendah lah. Sesuai kualitas," kata Fedi Nuril.
SERAMBINEWS.COM - Film Air Mata di Ujung Sajadah merupakan proyek perdana rumah produksi Beehave Pictures, yang dibentuk Nafa Urbach bersama rekannya.
Nafa menyebut, 50 persen dari total dana produksi dialokasikan untuk membayar para bintang film.
Di mana saat itu film tersebut dibintangi oleh Titi Kamal, Citra Kirana dan Fedi Nuril.
"Hampir 50 persen budget itu untuk 3 pemain. Sisanya buat produksi. 50 lebih lah untuk mereka," ucap Nafa.
Aktor Fedi Nuril tanggapi kabar yang menyebut dirinya sebagai aktor dengan honor termahal di Indonesia.
Mendengar dirinya disebut memiliki honor termahal, Fedi Nuril langsung melambaikan tangan menolak pernyataan tersebut.
"Ini termasuk salah satu honor tertinggi di Indonesia," kata Irfan Hakim dikutip dari tayangan FYP Trans7.
"Enggak. Dirjen Pajak, bohong ya, bukan saya yang paling (tinggi)" ujar Fedi Nuril.
Baca juga: Rambah Film Horor dan Belum Siap Kembali ke Romance, Song Hye Kyo: Saat Muda Fokus Saya Penampilan
Namun ketika disodorkan pernyataan lama Nafa Urbach sebagai orang yang pernah memproduseri film Air Mata di Ujung Sajadah, reaksi Fedi Nuril lebih santai.
"Amin, amin Ya Allah," ucap Fedi Nuril.
"Berarti apresiasi produksi pada Fedi Nuril tinggi banget," sahut Irfan Hakim.
Menjawab ucapan Irfan Hakim, Fedi berucap semua yang didapatnya sesuai dengan kualitas yang dia berikan.
"Ya enggak rendah lah. Sesuai kualitas," kata Fedi Nuril.
Untuk diketahui, saat membintangi film Air Mata di Ujung Sajadah, honor Fedi Nuril sempat diungkap oleh Nafa Urbach.
| Uya Kuya Menangis Usai MKD Putuskan Dirinya Tidak Bersalah, Diaktifkan Kembali Sebagai Anggota DPR |
|
|---|
| Putusan MKD: Sahroni, Nafa, dan Eko Disanksi Dinyatakan Bersalah, Uya Kuya Tak Langgar Kode Etik |
|
|---|
| Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach Berpeluang Di-PAW, Waketum NasDem Buka Suara |
|
|---|
| Ambil Langkah Tegas, PAN & NasDem Minta Hak Melekat pada Ahmad Sahroni hingga Eko Patrio Dihentikan |
|
|---|
| Usai Nonaktif, Fraksi PAN akan Stop Gaji & Tunjangan Uya Kuya & Eko Patrio |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/InstagramFedinuril-Fedi-Nuril.jpg)