Berita Politik

Pj Gubernur Aceh Lakukan Job Fit Pejabat Eselon II, Jubir Mualem: Apa Urgensinya?

Pj Gubernur Aceh, Safrizal ZA yang akan berakhir masa tugasnya melakukan job fit atau uji kompetensi pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Aceh.

Penulis: Masrizal Bin Zairi | Editor: Muhammad Hadi
For Serambinews.com
Jubir Mualem-Dek Fahd, Teuku Kamaruzzaman alias Ampon Man 

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEHPj Gubernur Aceh, Safrizal ZA yang akan berakhir masa tugasnya melakukan job fit atau uji kompetensi pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Aceh.

Ada 20 pejabat yang sedang dievaluasi oleh Pj Gubernur. Uji kompetensi ini telah dilakukan oleh tim panitia seleksi (pansel) pada 23-24 Januari 2025 kemarin.

Kebijakan ini ternyata mendapat respon dari Teuku Kamaruzzaman, Juru Bicara (Jubir) Gubernur dan Wakil Gubernur terpilih Aceh, Muzakir Manaf-Fadhlullah (Mualem-Dek Fadh).

Pria yang akrab disapa Ampon Man ini mempertanyakan alasan dan urgensinya Pj Gubernur melaksanakan job fit pejabat eselon II di masa transisi pemerintahan.

“Saya hanya ingin mempertanyakan urgensi dan situasi kedaruratan apa sehingga job fit perlu dilakukan saat ini,” kata Ampon Man saat dikonfirmasi Serambinews.com, Sabtu (25/1/2025).

Baca juga: Tanggapi Soal Job Fit 20 Pejabat Eselon II, Pj Gubernur Aceh : Hasil akan Disampaikan ke Mualem

Ia menilai, kebijakan ini sama sekali tidak menghargai proses dan hasil pilkada yang telah menetapkan pasangan Mualem-Dek Fadh sebagai gubernur dan wakil gubernur Aceh ke depan.

“Penghormatan dan penghargaan kepada proses Pilkada serta hasilnya seperti diabaikan (oleh Pj Gubernur Aceh),” kritik Ampon Man.

Namun dari informasi yang diterima Serambinews.com  menyebutkan bahwa uji kompetensi pejabat eselon II dilakukan Pj Gubernur Aceh karena ada restu dari Mualem.

“Mungkin saja begitu (sudah mendapat persetujuan Mualem). Hanya detail izin dan persetujuan Mualem terhadap job fit itu saya belum dapatkan,” terang Ampon Man.  

Seperti diberitakan sebelumnya, ada 20 pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Aceh yang mengikuti job fit atau uji kompetensi.

Berdasarkan salinan surat Tim Evaluasi Jabatan dan Uji Kompetensi Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Pemerintah yang beredar, ada 20 pejabat yang mengikuti uji kompetensi dalam dua tahap.

Baca juga: Mualem Siap Jalani Retreat di Akmil Magelang

Tahap pertama tanggal 23 Januari 2025 diikuti 8 pejabat, dan tahap kedua tanggal 24 Januari 2025 diikuti sebanyak 12 pejabat.

Adapun mereka yang mengikuti uji kompetensi tahap pertama, yaitu:

1. Dr H Iskandar AP SSos MSi

2. Dr T Aznal Zahri SSTP MSi

3. Drs Muhammad Diwarsyah MSi

4. Ir Mohd Tanwier MM

5. A Hanan SP MM

6. Dr Edi Yandra SSTP MSP

7. Syaridin SPd MPd

8. T Adi Darma ST

Baca juga: Kepala Daerah Dilantik Serentak 6 Februari, Mualem-Dek Fadh Tunggu Surat Mendagri

Sedangkan 12 pejabat yang mengikuti uji kompetensi tahap II, yaitu:

1.  dr Isra Firmansyah SpA

2.  Aliman SPi MSi

3.  Zalsufran ST MSi

4.  dr Abdul Fatah MPPM

5.  dr Arifatul Khorida MPH

6.  Dr H Teuku Ahmad Dadek SH MH

7.  dr Nurnikmah MKes

8.  dr Ira Maya MKes

9.  Azhari SAg MSi

10.  Ir Cut Huzaimah MP

11.  Almuniza Kamal SSTP MSi

12.  Abd Qahar SKom MM

Baca juga: Dipergoki Warga, Pencuri Lembu di Pidie Kabur Tinggalkan Mobil, Satu Sapi Sudah Disembelih

Surat bernomor 821.2/001/2025 tanggal 22 Januari 2025 itu ditandatangani Ketua Pansel, Dr Mirza Tabrani SE MBA.

Dalam suratnya dia menjelaskan, evaluasi jabatan dan uji kompetensi PPT Pratama Pemerintah Aceh berlangsung di Ruang Pansel Lt II Gedung Serbaguna Kantor Gubernur Aceh.

Beberapa sumber di internal Pemerintah Aceh yang dihubungi media ini membenarkan adanya uji kompetensi tersebut.

Tetapi yang benar-benar dievaluasi hanyalah tiga orang. Sisanya, mengutip istilah sumber tersebut, hanya 'intat linto' atau penyemarak. "Tiga orang saja, lainnya cuma intat linto," ucap sumber tersebut.

Ketiga orang itu sambungnya lagi, masing-masing akan diplot pada posisi jabatan Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Aceh.

Selanjutnya Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Gampong (DPMG) Aceh, dan satu lagi jabatan Asisten III Pemerintah Aceh.

Untuk jabatan Kadis Perkim akan diisi oleh AZ, Kepala DPMG akan diisi oleh Is, dan MD sebagai Asisten III Pemerintah Aceh.

Untuk diketahui, posisi Kadis Perkim Aceh saat ini masih diisi Pelaksana Tugas (Plt) yang dijabat oleh Aznal Zahri.

Kepala DPMG Aceh juga dijabat oleh Aznal Zahri dan Asisten III Pemerintah Aceh saat ini dijabat oleh Iskandar AP.

Baca juga: VIDEO Militer Israel Kaget Lihat Milisi Hamas Muncul dalam Sekejap Mata di Gaza

"Jadi sebenarnya hanya pergeseran saja, kecuali satu orang yang memang sengaja disiapkan untuk memenuhi syarat menjadi sekretaris daerah (Sekda)," ungkap sumber tersebut.

Sosok yang disiapkan sebagai Sekda Aceh disebut-sebut adalah MD. Salah satu syarat untuk dapat menjabat Sekda adalah harus telah dua kali menduduki jabatan eselon II, serta belum memasuki masa pensiun.

Menurut sumber media ini, surat izin pelantikan terhadap ketiga pejabat itu sudah diajukan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

"Kita tunggu saja, kalau izin keluar dari Mendagri, mungkin dalam waktu dekat ini akan dilakukan pelantikan," bebernya.(*) 

Baca juga: Sempat Terkendala Biaya Mobilisasi, 7 Nelayan Aceh Timur Kini Berada di Yangon, Tunggu Pemulangan

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved