Berita Luar Negeri
Dunia 24 Jam: China Menentang AS, Pemberontak Kuasai Kota Besar di Kongo, Denmark Hadapi Trump
Sementara China menentang keputusan deportasi AS, dan mengatakan bahwa mereka siap menampung warganya yang dideportasi.
Penulis: Agus Ramadhan | Editor: Yeni Hardika
Pada Minggu (26/1/2025) lalu, Trump mengumumkan serangkaian sanksi terhadap Kolombia ketika negara tersebut menolak menerima penerbangan yang membawa orang yang dideportasi.
Secara khusus, AS mengenakan pajak sebesar 25 oerseb untuk semua barang yang diimpor dari Kolombia.
Tarif pajak ini akan naik menjadi 50 persen hanya dalam waktu satu minggu.
“Amerika Serikat tidak bisa memperlakukan migran Kolombia seperti penjahat. Kami menentang Nazi Jerman,” kata Presiden Kolombia Petro.
Menurut Reuters, setelah negosiasi yang mendesak dan sangat tegang, Kolombia akhirnya menerima untuk menerima orang yang dideportasi, dan AS tidak akan menghukum mereka.
Duta Besar Kolombia untuk AS, Mr Daniel Garcia Pena, adalah orang yang meredakan ketegangan AS-Kolombia usai melakukan perundingan hingga larut malam.
“Ada kemenangan bagi kedua belah pihak di sini. AS menarik ancamannya untuk mengenakan tarif dan Kolombia membuat AS menerima bahwa perlu ada perlakuan yang lebih hormat terhadap warga negara Kolombia,” kata Garcia Pena.
Seorang pejabat Gedung Putih (yang tidak disebutkan namanya) mengungkapkan bahwa kasus Kolombia adalah cara Trump untuk memberi contoh bagi negara lain.
“Negara-negara lain harus menerima penerbangan repatriasi,” kata pejabat AS itu.
3. Kongo: Pemberontak memasuki kota terbesar
Pemberontak memasuki Goma, kota terbesar di Kongo timur, pada 27 Januari.
Menurut PBB, pemberontak di Kongo didukung oleh Rwanda (sebuah negara di kawasan Afrika Timur Tengah).
Corneille Nangaa - pemimpin Aliansi Sungai Kongo, dengan inti pasukan M23 - mengumumkan bahwa pemberontak menguasai Goma dengan populasi lebih dari 2 juta orang.
Namun Menteri Urusan Pedesaan Kongo, Muhindo Nzangi mengatakan bahwa tentara Kongo masih menguasai 80 persen wilayah Goma.
Presiden Majelis Nasional Kongo, Vital Kamerhe, mengatakan Presiden Felix Tshisekedi akan segera menyampaikan pidato nasional mengenai situasi di Goma.
Seorang pejabat Kongo (yang tidak disebutkan namanya) mengatakan bahwa pasukan M23 menguasai 90 persen Goma.
4. Hadapi Trump, Denmark tambahan 2 miliar USD untuk pertahanan
| Pengakuan Trump Usai Penembakan: "Andai Tahu Jabatan Presiden Berbahaya, Saya Tidak Calonkan Diri" |
|
|---|
| Detik-Detik Presiden Trump Nyaris Jadi Sasaran Penembakan, Pelaku Serbu Ruang Dansa di Gedung Putih |
|
|---|
| Iran Gak Mau Berunding Lagi dengan AS: Tak Ada Kompromi untuk Tuntutan Sepihak Washington |
|
|---|
| 191 Tewas Selama 4 Hari Perayaan Festival Air ‘Songkran’di Thailand, 911 Orang Terluka |
|
|---|
| Setelah Filipina, Krisis BBM Kini Hantam Bangladesh, Antrean SPBU Mengular Akibat Pasokan Kurang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/presiden-as-dan-china.jpg)