Jumat, 15 Mei 2026

Berita Aceh Timur

LAGI, 76 Rohingya Kembali Masuk Aceh Timur

Setelah berdiskusi dengan pihak UNHCR dan IOM, baru imigran Rohingya ini bisa diturunkan. Munzir, Penjabat Keuchik Gampong Leuge

Tayang:
Editor: mufti
SERAMBI/MAULIDI ALFATA
BERADA DI DALAM KAPAL - Sebanyak 76 imigran pengungsi Rohingya berada di dalam kapal sebelum diperbolehkan mendarat di Pantai Kuala Mak Leuge, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur, Rabu (29/1/2025). 

Setelah berdiskusi dengan pihak UNHCR dan IOM, baru imigran Rohingya ini bisa diturunkan. Munzir, Penjabat Keuchik Gampong Leuge

SERAMBINEWS.COM, IDI - Sebanyak 76 imigran Rohingya akhirnya dievakuasi ke pantai Kuala Mak Leuge, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur, setelah bertahan di atas kapal motor yang kandas selama enam jam, Rabu (29/1/2025). Mereka sebetulnya tiba di kawasan itu sekitar pukul 13.00 WIB, namun sempat tertahan  untuk mendarat akibat belum adanya izin dari warga setempat.  Imigran Rohingya itu diperkirakan berasal dari kamp Bangladesh.

Para imigran mulai diturunkan dari kapal yang mengangkut mereka pada pukul 19.00 WIB setelah dilakukan koordinasi antara pihak United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR), International Organization for Migration (IOM), serta pemerintah setempat.

Berdasarkan hasil pendataan, kelompok imigran tersebut terdiri atas 40 laki-laki, 32 perempuan, dan 4 balita. Setelah dievakuasi, mereka langsung diberikan makanan dan minuman sebelum diangkut ke lokasi penampungan sementara di Lapangan Bola Gampong Seunebok Rawang, Kecamatan Peureulak Timur.

Penjabat Keuchik Gampong Leuge, Munzir, mengungkapkan, pihaknya harus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan sebelum mengambil langkah evakuasi. "Setelah berdiskusi dengan pihak UNHCR dan IOM, baru imigran Rohingya ini bisa diturunkan," ujarnya kepada Serambi. 

Proses pemindahan ke lokasi penampungan dilakukan pada pukul 19.50 WIB dengan menggunakan dua unit dump truk. Sementara itu, kapal yang digunakan oleh para imigran rencananya akan dipindahkan ke tempat yang lebih aman untuk kepentingan penyelidikan oleh pihak kepolisian.

Sebelum pengungsi Rohingya ini dibolehkan mendarat, warga sempat berjaga-jaga di lokasi. Bahkan ada sejumlah warga yang berusaha menarik kapal tersebut kembali ke laut agar para imigran dapat melanjutkan perjalanan mereka. Namun, akhirnya diperbolehkan turun setelah melalui koordinasi.

Selama ini Aceh Timur juga menampung sejumlah pengungsi Rohingya. Namun dalam sepekan terakhir, sebanyak  23 pengungsi Rohingya dilaporkan kabur, sehingga tersisa 376 orang dari jumlah awal 399 orang, dengan rincian 180 laki-laki dan 196 perempuan. Nah, dengan kedatangan 76 Rohingya yang mendarat di pantai Mak Leuge Peureulak, maka jumlah pengungsi seluruhnya di kamp penampungan kini mencapai 452 orang.(fa)

 

Diduga Matikan Mesin Kapal

Berjam-jam berada di atas kapal motor, membuat ratusan orang baik dewasa maupun anak-anak setempat  mendatangi Pantai Leuge untuk menyaksikan Rohingya yang terdampar. Mereka juga memberikan makanan untuk para imigran tersebut.

"Sebelumnya, imigran etnis Rohingya tersebut mulai terlihat di perairan Kuala Bugak, Kabupaten Aceh Timur, sejak pukul 11.00 WIB. Mereka diduga sengaja mematikan mesin kapal sehingga terombang-ambing dan terdampar ke Pantai Leuge," kata Rizalihadi, warga setempat. Terdamparnya imigran etnis Rohingya di Kabupaten Aceh Timur tersebut merupakan yang kali kedua pada tahun 2025. Sebelumnya sebanyak 264 imigran etnis Rohingya mendarat di pesisir Pantai Alue Bu Tuha, Kecamatan Pereulak Barat, Minggu (5/1/2025).

"Imigran etnis Rohingya tersebut mendarat pada malam hari. Mereka mendarat menggunakan dua kapal," kata Kepala Bidang Politik Pemerintahan dan Keamanan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Aceh Timur Syamsul Bahri, kala itu.

Dari 264 imigran etnis Rohingya yang mendarat di Pantai Alue Bu Tuha, kata dia, sebanyak 117 orang di antaranya laki-laki dan sebanyak 147 orang lainnya perempuan. Sebelumnya, sebanyak 346 imigran etnis Rohingya mendarat di sejumlah wilayah di Aceh Timur pada awal Februari 2024 serta akhir Oktober dan November 2024.(ant/fa)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved