Berita Aceh Timur

BKSDA Pasang Perangkap Harimau di Aceh Timur

Muspika Kecamatan Indra Makmu kembali memasang perangkap harimau di Gampong Julok Rayeuk Utara. Langkah ini diambil setelah tujuh ekor ternak warga di

Editor: mufti
Kiriman Keuchik Alue Ie Itam
ILUSTRASI -- Pawang harimau yang dibawa BKSDA Aceh ke Alue Ie Itam, Indra Makmu, memasang perangkap harimau Rabu (8/1/2025). 

SERAMBINEWS.COM, IDI – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh bersama Muspika Kecamatan Indra Makmu kembali memasang perangkap harimau di Gampong Julok Rayeuk Utara. Langkah ini diambil setelah tujuh ekor ternak warga dimangsa harimau selama Januari 2025.

Konflik antara manusia dan harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) di Aceh Timur terus berlanjut. Sehingga, menjadi perhatian serius bagi Pemerintah dan masyarakat. Selama Januari ini, sebanyak tujuh ekor ternak—termasuk sapi dan kambing—dimangsa di Kecamatan Nurussalam, Pante Bidari, dan Indra Makmu.

Terbaru, pada Rabu (20/1/2025), warga melaporkan dua ekor sapi kembali diterkam harimau di Gampong Julok Rayeuk Utara, dan dua ekor lainnya di Gampong Julok Rayeuk Selatan, Kecamatan Indra Makmu.

Menindaklanjuti laporan tersebut, BKSDA bersama Muspika setempat segera memasang perangkap dengan umpan seekor kambing, serta membakar kemenyan untuk menarik perhatian harimau ke dalam perangkap. Lokasi pemasangan dipilih berdasarkan jejak dan lokasi serangan terakhir harimau di Julok Rayeuk Utara.

Camat Indra Makmu, Irwansyah Panjaitan menjelaskan, upaya serupa pernah dilakukan di Gampong Alue Ie Itam pada akhir 2024. Namun, perangkap tersebut dibongkar kembali karena harimau tidak tertarik masuk.

"Pihak BKSDA kembali memasang perangkap untuk harimau Sumatera dengan harapan harimau bisa ditangkap dan dipindahkan ke tempat lain, agar ternak warga tidak lagi diterkam dan masyarakat disini aman," tuturnya.(f)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved