Kesehatan

Rokok Elektrik Sama Bahayanya dengan Rokok Biasa, Picu Diabetes hingga Stroke

Jurnal itu menyebut perokok elektrik memiliki risiko diabetes 15 persen lebih tinggi dibandingkan non-perokok.

Editor: Faisal Zamzami
Tibanna79
BAHAYA VAPE - Cairan vape atau rokok elektrik dapat mengandung berbagai jenis bahan kimia, yang terdiri dari nikotin, perasa dan pelarut. Bahan kimia dalam cairan vape dapat beracun bagi tubuh. Bahkan bisa menyebabkan diabetes. 

Berdasarkan penelitian yang disebutkan, satu-satunya cara untuk melindungi kesehatan adalah mengurangi aktivitas merokok pada semua bentuk rokok.

Regulasi lebih ketat juga diperlukan untuk membatasi peredaran dan penggunaan rokok elektrik, terutama di kalangan remaja di bawah umur.

Baca juga: VIDEO - Diklaim Tewas oleh IDF, Komandan Al-Qassam Kini Muncul ke Publik saat Pembebasan Sandera

Baca juga: VIDEO Kemarahan ICRC atas Perlakuan Israel terhadap Tahanan Palestina yang Dibebaskan

Baca juga: Siap Curi Start UTBK 2025! Cek Materi Prioritas PPU Sukses Ujian Masuk PTN Favorite

Sudah tayang di Kompas.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved